Tampilkan Karya Ekraf, Pelajar Skansaka Penuhi Kebutuhan Pasar

Senin, 01 April 2024 Jumadi Dibaca 10.638 kali Pameran Produk
Tampilkan Karya Ekraf, Pelajar Skansaka Penuhi Kebutuhan Pasar
Batang - Pelajar SMK Negeri 1 Kandeman (Skansaka) mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, yang mengkolaborasikan antara mata pelajaran bertema kewirausahaan. Dengan menerapkan pola P5, pelajar dilatih untuk berpikir kritis, agar dapat menganalisa kebutuhan pasar.

Batang - Pelajar SMK Negeri 1 Kandeman (Skansaka) mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, yang mengkolaborasikan antara mata pelajaran bertema kewirausahaan. Dengan menerapkan pola P5, pelajar dilatih untuk berpikir kritis, agar dapat menganalisa kebutuhan pasar.

Produk-produk yang dihasilkan mulai dari pameran seni rupa, kuliner bahkan seni kriya yang pangsa pasarnya cukup menjanjikan baik di kancah nasional maupun internasional.

Kepala SMKN 1 Kandeman Agus Surono menyampaikan, nilai edukasi tetap diusung dalam tiap karya anak didik.

“Visi misinya agar menghasilkan produk yang laku terjual di pasar, namun tetap mengedepankan sisi proses dan edukatif di tiap detail karyanya,” katanya, saat ditemui di Paviliun Gedung Wanita, Jalan Dr. Wahidin Batang, Kabupaten Batang, Senin (1/4/2024).

Ia berkeyakinan, bagi anak didiknya yang memiliki potensi besar menjadi wirausahawan, even ini sangat tepat untuk mengasah bakat terpendam mereka di bidang Kebekerjaan yang dicita-citakan.

“Even ini juga sebagai media untuk melatih jiwa seni generasi muda Batang. Jadi kami siapkan lomba melukis hingga ragam pentas seni, sehingga ekspresi mereka bisa lebih terarah,” jelasnya.

Pasca digelarnya even gelar kebekerjaan di ruang publik, diharapkan jadi daya ungkit bagi pelaku UMKM di Kabupaten Batang, supaya dapat berkolaborasi dengan anak didik.

“Anak didik kami bisa tereduksi langsung, melihat kebutuhan pasar, namun dengan sudut pandang edukasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Disparpora Batang Nuni Trianingrum mengatakan, Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjadi media untuk menunjukkan nilai tambah suatu kekayaan intelektual, berbasis warisan budaya.

“Hasil lukisan maupun Ekraf para pelajar tidak sekadar untuk berekspresi, tapi karyanya sudah menggambar kehidupan nyata masyarakat setempat,” tuturnya.

Ia mengharapkan, pengembangan Ekraf, tidak terbatas dari seni rupa saja. Namun seni kriya hingga pertunjukan menjadi nilai tambah yang menjanjikan untuk dipasarkan di luar daerah.

“Perlu ada promosi memanfaatkan media sosial, sehingga karya anak-anak dikenal luas. Apalagi Juni nanti, kami akan jadi peserta Pameran Kabupaten Kreatif di Banyumas, bisa jadi ajang promosi produk-produk kreatif karya anak-anak Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 31
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 87
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 91
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 51
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 138
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 54