Bripda Fahrudin, Buktikan Anak Petani Berhasil Jadi Polisi

Jumat, 12 Januari 2024 Jumadi Dibaca 3.811 kali Pelayanan Publik
Bripda Fahrudin, Buktikan Anak Petani Berhasil Jadi Polisi
Batang - Menjadi anggota Polri, merupakan impian setiap pribadi, agar dapat mengabdi bagi NKRI. Proses yang panjang dan rumit terkadang membuat sebagian patah semangat di tengah menjalani proses itu.

Batang - Menjadi anggota Polri, merupakan impian setiap pribadi, agar dapat mengabdi bagi NKRI. Proses yang panjang dan rumit terkadang membuat sebagian patah semangat di tengah menjalani proses itu.

Berbeda dengan Bripda Muhammad Fahrudin Suyuti, alumnus SMK Bintara Batang Tahun 2021 lalu, yang tetap bersemangat meraih cita-citanya. Meski terlahir sebagai seorang anak petani dan pedagang sayuran, namun berkat kegigihannya akhirnya impian itu dapat terwujud.

Bripda Fahrudin, sapaan akrabnya saat ditemui di lahan sayuran milik ayahandanya,  Suyanto menceritakan perjuangan kerasnya hingga berhasil menjadi anggota Ditpolairud Polda Jateng. Ia tidak menyangka setelah dua kali gagal mengikuti serangkaian tes, akhirnya di seleksi ketiga kalinya berhasil lolos mengikuti pendidikan di Pusdikpolairud Pondok Dayung Jakarta selama lima bulan.

“Orang lain pasti tidak percaya, karena saya cuma anak petani. Mana mungkin bisa jadi polisi, tapi berkat ketekunan dalam belajar dan berlatih, akhirnya bisa membuktikan bahwa anak petani pun bisa jadi polisi tanpa uang sepeser pun,” katanya, saat ditemui di tepi sawah Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (12/1/2024).

Ia juga mengatakan, keberhasilannya meraih peringkat pertama dalam Bakomsus Polair untuk pengiriman Polda Jateng akhirnya diterima untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri, merupakan doa restu kedua orang tuanya.

“Sebelumnya saya setiap pagi membantu dagang tempe, sampai akhirnya beralih ikut bantu bapak bertani di sawah sama mengantarkan belanjaan ke warung-warung langganan ibu. Sambil terus belajar materi dan latihan fisik sebelum tes penerimaan Polri,” ungkapnya.

Suyanto (57), ayahanda dari Bripda Muhammad Fahrudin Suyuti, sempat tidak menyangka putra sulungnya itu telah berhasil membuktikan, bahwa anak seorang petani pun bisa berprofesi sebagai anggota Polri.

“Dulu sebelum jadi polisi ya dagang tempe dan ke sawah membantu saya dan kalau pagi ke pasar ikut bantu dagang sayur. Alhamdulillah berkat memohon kepada Allah, cita-cita anak saya bisa terwujud sebagai polisi, tanpa harus membayar,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 82
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 85
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 117
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 83
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 72
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 54