Usai Nataru, Pasokan Sayuran Berkurang

Selasa, 02 Januari 2024 Jumadi Dibaca 1.395 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Usai Nataru, Pasokan Sayuran Berkurang
Batang - Usai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kondisi pasokan sayuran dan bumbu dapur sedikit berkurang. Hal itu disebabkan karena mayoritas petani sayuran belum kembali mendistribusikan hasil panennya. Kendati demikian untuk harga sejumlah sayuran tetap berada dalam kondisi stabil.

BatangUsai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kondisi pasokan sayuran dan bumbu dapur sedikit berkurang. Hal itu disebabkan karena mayoritas petani sayuran belum kembali mendistribusikan hasil panennya. Kendati demikian untuk harga sejumlah sayuran tetap berada dalam kondisi stabil.

Pedagang sayuran, Lina mengakui, selama Nataru, pasokan agak berkurang. Dampaknya konsumen banyak yang membeli dengan jumlah terbatas.

“Harganya masih stabil seperti waktu sebelum Nataru, cuma pasokannya yang berkurang. Tapi biasanya dua hari setelah ini ya akan dipasok lagi,” katanya, saat ditemui, di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/1/2024).

Harga cabai merah teropong mengalami penurunan dari Rp60 ribu menjadi Rp55 ribu demikian pula dengan rawit merah yang turun sebesar Rp7.500,00 yakni dari Rp70 ribu jadi Rp62.500,00 per kilogramnya.

“Berbeda dengan harga cabai merah keriting yang mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu dari Rp65 ribu ke Rp70 ribu. Sayuran lain yang juga mengalami kenaikan yakni tomat dari semula Rp10 ribu, usai Nataru justru masih bertengger di angka Rp20 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Salah satu konsumen, Nur Fadilah yang juga sebagai pedagang warung makan Lamongan, mengaku sangat keberatan dengan kenaikan harga sejumlah sayuran, meski kenaikan itu tidak terjadi di seluruh jenis sayuran.

“Kalau harga sayurannya naik terus, bingung mau ngasih harga ke konsumen. Tetap dapat untung tapi tipis banget,” ungkapnya.

Ia bersama para pedagang warung makan Lamongan lainnya, mengharapkan agar harga bumbu dapur kembali stabil, agar untung yang diperoleh pun layak.

“Di sisi lain, harga beras di awal tahun 2024 sempat mengalami kenaikan Rp1.000,00 yakni semula Rp13 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogramnya. Sedangkan untuk harga telur, daging sapi dan ayam potong masih tergolong stabil,” ujar dia.

Yakni Rp25 ribu untuk telur dan untuk daging sapi Rp120 ribu dan ayam potong Rp37 ribu per kilogramnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 117
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 105
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 143
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 105
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 104
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 86