Usai Nataru, Pasokan Sayuran Berkurang

Selasa, 02 Januari 2024 Jumadi Dibaca 1.402 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Usai Nataru, Pasokan Sayuran Berkurang
Batang - Usai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kondisi pasokan sayuran dan bumbu dapur sedikit berkurang. Hal itu disebabkan karena mayoritas petani sayuran belum kembali mendistribusikan hasil panennya. Kendati demikian untuk harga sejumlah sayuran tetap berada dalam kondisi stabil.

BatangUsai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kondisi pasokan sayuran dan bumbu dapur sedikit berkurang. Hal itu disebabkan karena mayoritas petani sayuran belum kembali mendistribusikan hasil panennya. Kendati demikian untuk harga sejumlah sayuran tetap berada dalam kondisi stabil.

Pedagang sayuran, Lina mengakui, selama Nataru, pasokan agak berkurang. Dampaknya konsumen banyak yang membeli dengan jumlah terbatas.

“Harganya masih stabil seperti waktu sebelum Nataru, cuma pasokannya yang berkurang. Tapi biasanya dua hari setelah ini ya akan dipasok lagi,” katanya, saat ditemui, di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/1/2024).

Harga cabai merah teropong mengalami penurunan dari Rp60 ribu menjadi Rp55 ribu demikian pula dengan rawit merah yang turun sebesar Rp7.500,00 yakni dari Rp70 ribu jadi Rp62.500,00 per kilogramnya.

“Berbeda dengan harga cabai merah keriting yang mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu dari Rp65 ribu ke Rp70 ribu. Sayuran lain yang juga mengalami kenaikan yakni tomat dari semula Rp10 ribu, usai Nataru justru masih bertengger di angka Rp20 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Salah satu konsumen, Nur Fadilah yang juga sebagai pedagang warung makan Lamongan, mengaku sangat keberatan dengan kenaikan harga sejumlah sayuran, meski kenaikan itu tidak terjadi di seluruh jenis sayuran.

“Kalau harga sayurannya naik terus, bingung mau ngasih harga ke konsumen. Tetap dapat untung tapi tipis banget,” ungkapnya.

Ia bersama para pedagang warung makan Lamongan lainnya, mengharapkan agar harga bumbu dapur kembali stabil, agar untung yang diperoleh pun layak.

“Di sisi lain, harga beras di awal tahun 2024 sempat mengalami kenaikan Rp1.000,00 yakni semula Rp13 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogramnya. Sedangkan untuk harga telur, daging sapi dan ayam potong masih tergolong stabil,” ujar dia.

Yakni Rp25 ribu untuk telur dan untuk daging sapi Rp120 ribu dan ayam potong Rp37 ribu per kilogramnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 33
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 90
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 146
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 98
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 94