Usai Nataru, Pasokan Sayuran Berkurang

Selasa, 02 Januari 2024 Jumadi Dibaca 1.381 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Usai Nataru, Pasokan Sayuran Berkurang
Batang - Usai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kondisi pasokan sayuran dan bumbu dapur sedikit berkurang. Hal itu disebabkan karena mayoritas petani sayuran belum kembali mendistribusikan hasil panennya. Kendati demikian untuk harga sejumlah sayuran tetap berada dalam kondisi stabil.

BatangUsai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kondisi pasokan sayuran dan bumbu dapur sedikit berkurang. Hal itu disebabkan karena mayoritas petani sayuran belum kembali mendistribusikan hasil panennya. Kendati demikian untuk harga sejumlah sayuran tetap berada dalam kondisi stabil.

Pedagang sayuran, Lina mengakui, selama Nataru, pasokan agak berkurang. Dampaknya konsumen banyak yang membeli dengan jumlah terbatas.

“Harganya masih stabil seperti waktu sebelum Nataru, cuma pasokannya yang berkurang. Tapi biasanya dua hari setelah ini ya akan dipasok lagi,” katanya, saat ditemui, di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/1/2024).

Harga cabai merah teropong mengalami penurunan dari Rp60 ribu menjadi Rp55 ribu demikian pula dengan rawit merah yang turun sebesar Rp7.500,00 yakni dari Rp70 ribu jadi Rp62.500,00 per kilogramnya.

“Berbeda dengan harga cabai merah keriting yang mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu dari Rp65 ribu ke Rp70 ribu. Sayuran lain yang juga mengalami kenaikan yakni tomat dari semula Rp10 ribu, usai Nataru justru masih bertengger di angka Rp20 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Salah satu konsumen, Nur Fadilah yang juga sebagai pedagang warung makan Lamongan, mengaku sangat keberatan dengan kenaikan harga sejumlah sayuran, meski kenaikan itu tidak terjadi di seluruh jenis sayuran.

“Kalau harga sayurannya naik terus, bingung mau ngasih harga ke konsumen. Tetap dapat untung tapi tipis banget,” ungkapnya.

Ia bersama para pedagang warung makan Lamongan lainnya, mengharapkan agar harga bumbu dapur kembali stabil, agar untung yang diperoleh pun layak.

“Di sisi lain, harga beras di awal tahun 2024 sempat mengalami kenaikan Rp1.000,00 yakni semula Rp13 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogramnya. Sedangkan untuk harga telur, daging sapi dan ayam potong masih tergolong stabil,” ujar dia.

Yakni Rp25 ribu untuk telur dan untuk daging sapi Rp120 ribu dan ayam potong Rp37 ribu per kilogramnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
Batang - Polemik keberadaan pedestrian di depan Indomaret Fres, Alun-Alun Batang, akhirnya mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang.
25 Mei 2026 Jumadi 45
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 73
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 143
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 61
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mendesak pihak manajemen Indomaret Fresh segera mengembalikan fungsi pedestrian dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Alun-Alun Batang, setelah area tersebut menuai keluhan masyarakat dan menjadi sorotan di media sosial.
25 Mei 2026 Jumadi 41
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Batang - Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar, berupaya memenuhi layanan literasi dengan kelengkapan fasilitas hingga diminati warga untuk memenuhi kebutuhan literasi maupun pelatihan kewirausahaan. Saat ini, perpustakaan tersebut masuk enam besar dan menjalani visitasi penilaian langsung dari tim juri Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Jawa Tengah.
25 Mei 2026 Jumadi 56