Mendongeng Media Tepat Membangun Karakter Pejuang

Jumat, 10 November 2023 Jumadi Dibaca 1.657 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Mendongeng Media Tepat Membangun Karakter Pejuang
Batang - Mendongeng di era serba digital kini jadi sesuatu yang mahal dan sangat jarang didengar oleh anak. Padahal dalam mendongeng tersirat pesan moral serta akan menimbulkan kedekatan emosional antara anak dan orang tua.

Batang - Mendongeng di era serba digital kini jadi sesuatu yang mahal dan sangat jarang didengar oleh anak. Padahal dalam mendongeng tersirat pesan moral serta akan menimbulkan kedekatan emosional antara anak dan orang tua.

Peringatan Hari Pahlawan kali ini, SDN Kauman 7, mengundang pendongeng nasional, Kunduri. Kisah-kisah yang didongengkan, digunakan sebagai media dalam membentuk karakter anak, sekaligus menanamkan semangat kepahlawanan dalam diri.

Pendongeng nasional Kunduri mengatakan, mendongeng media yang paling mudah diterima anak, karena jauh dari kesan menggurui.

“Yang terpenting pandai memilih metode agar dongeng yang disampaikan mengandung nilai-nilai pendidikan,” katanya, usai mendongeng kisah kepahlawanan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam, di hadapan pelajar SDN Kauman 7, Kabupaten Batang, Jumat (10/11/2023).

Tidak mengapa jika orang tua tidak fasih mendongeng, karena sekarang banyak media online yang dapat dimanfaatkan untuk mencari bahan mendongeng.

“Bisa juga mengajak anak ke tempat-tempat bersejarah untuk mengedukasi dan memahami suatu tokoh atau peristiwa,” katanya.

Pesan yang dapat dipetik, adalah anak mampu mengenal lebih dekat pahlawan di sekitar mereka. Yakni kedua orang tua, para guru dan bagi yang beragama Islam tentu meneladani sikap kepahlawanan Nabi Muhammad SAW.

Salah satu siswa, Kiano menyampaikan, cerita atau dongeng baginya tidak terlalu asing. Pasalnya, setiap kali ada kesempatan bersama ayahandanya, selalu mendengar dongeng-dongeng yang menginspirasi menjadi anak saleh.

“Biasanya siang hari ayah selalu mendongeng. Pernah didongengi kisah Nabi Ibrahim ketika akan dibakar oleh Raja Namrud, tapi berkat ketakwaannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, tidak terbakar sedikitpun,” tuturnya.

Sementara itu, Guru SDN Kauman 7 Casodo mengatakan, cerita yang disampaikan pendongeng sangat tepat karena bertepatan dengan momen Hari Pahlawan, yang mengusung nilai-nilai karakter anak berjiwa Pancasila.

“Anak-anak gen Z ini sangat jauh dengan kebiasaan mendongeng, jadi perlu ada pembiasaan agar tidak merasa asing lagi dengan dongeng,” jelasnya.

Kegiatan mendongeng dipilih karena sesuai dengan Kurikulum Merdeka, yang mengedepankan karakter Pancasila dan kepahlawanan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 53
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 53
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 84
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 82
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 90
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 133