Mendongeng Media Tepat Membangun Karakter Pejuang

Jumat, 10 November 2023 Jumadi Dibaca 1.618 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Mendongeng Media Tepat Membangun Karakter Pejuang
Batang - Mendongeng di era serba digital kini jadi sesuatu yang mahal dan sangat jarang didengar oleh anak. Padahal dalam mendongeng tersirat pesan moral serta akan menimbulkan kedekatan emosional antara anak dan orang tua.

Batang - Mendongeng di era serba digital kini jadi sesuatu yang mahal dan sangat jarang didengar oleh anak. Padahal dalam mendongeng tersirat pesan moral serta akan menimbulkan kedekatan emosional antara anak dan orang tua.

Peringatan Hari Pahlawan kali ini, SDN Kauman 7, mengundang pendongeng nasional, Kunduri. Kisah-kisah yang didongengkan, digunakan sebagai media dalam membentuk karakter anak, sekaligus menanamkan semangat kepahlawanan dalam diri.

Pendongeng nasional Kunduri mengatakan, mendongeng media yang paling mudah diterima anak, karena jauh dari kesan menggurui.

“Yang terpenting pandai memilih metode agar dongeng yang disampaikan mengandung nilai-nilai pendidikan,” katanya, usai mendongeng kisah kepahlawanan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam, di hadapan pelajar SDN Kauman 7, Kabupaten Batang, Jumat (10/11/2023).

Tidak mengapa jika orang tua tidak fasih mendongeng, karena sekarang banyak media online yang dapat dimanfaatkan untuk mencari bahan mendongeng.

“Bisa juga mengajak anak ke tempat-tempat bersejarah untuk mengedukasi dan memahami suatu tokoh atau peristiwa,” katanya.

Pesan yang dapat dipetik, adalah anak mampu mengenal lebih dekat pahlawan di sekitar mereka. Yakni kedua orang tua, para guru dan bagi yang beragama Islam tentu meneladani sikap kepahlawanan Nabi Muhammad SAW.

Salah satu siswa, Kiano menyampaikan, cerita atau dongeng baginya tidak terlalu asing. Pasalnya, setiap kali ada kesempatan bersama ayahandanya, selalu mendengar dongeng-dongeng yang menginspirasi menjadi anak saleh.

“Biasanya siang hari ayah selalu mendongeng. Pernah didongengi kisah Nabi Ibrahim ketika akan dibakar oleh Raja Namrud, tapi berkat ketakwaannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, tidak terbakar sedikitpun,” tuturnya.

Sementara itu, Guru SDN Kauman 7 Casodo mengatakan, cerita yang disampaikan pendongeng sangat tepat karena bertepatan dengan momen Hari Pahlawan, yang mengusung nilai-nilai karakter anak berjiwa Pancasila.

“Anak-anak gen Z ini sangat jauh dengan kebiasaan mendongeng, jadi perlu ada pembiasaan agar tidak merasa asing lagi dengan dongeng,” jelasnya.

Kegiatan mendongeng dipilih karena sesuai dengan Kurikulum Merdeka, yang mengedepankan karakter Pancasila dan kepahlawanan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 1
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 84
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 87
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 7
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 47
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 100