Meriahkan Hari Wayang, Lima Dalang Cilik Batang Beraksi

Rabu, 08 November 2023 Jumadi Dibaca 1.786 kali Seni dan Budaya
Meriahkan Hari Wayang, Lima Dalang Cilik Batang Beraksi
Batang - Hari Wayang Nasional menjadi kabar gembira bagi para seniman pedalangan di Kabupaten Batang. Pasalnya, hari itu merupakan bukti sebuah pengakuan UNESCO, terhadap wayang menjadi bagian dari Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Batang - Hari Wayang Nasional menjadi kabar gembira bagi para seniman pedalangan di Kabupaten Batang. Pasalnya, hari itu merupakan bukti sebuah pengakuan UNESCO, terhadap wayang menjadi bagian dari Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Sebagai wujud penghargaan dan rasa bangga terhadap budaya nasional, maka Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Batang menghadirkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, dengan menampilkan lima dalang cilik berprestasi.

Mereka adalah, Ki Elginara Sidqi (SDN 3 Beji), Ki Ananta Oryza Ardian (SMPN 3 Batang), Ki M. Huda Erlangga (SMPN 1 Kandeman), Ki Abid Aqila Pranaja (SDN Proyo 5), Ki M. Syaariful Anam (SMPN 2 Tersono), yang akan tampil selama tujuh jam dengan lakon "Bima Suci".

Ketua Harian Pepadi Batang, Ki Tulus Wahyu Utomo atau akrab disapa Ki Uut menyampaikan, pagelaran malam ini spesial karena untuk merayakan Hari Wayang Nasional. 

“Momen ini sangat dinanti-nanti para anggota Pepadi, jadi kami mempersiapkan dalam waktu yang cukup demi menunjukkan penampilan spektakuler lima dalang cilik pilihan,” katanya, saat ditemui, menjelang pagelaran wayang kulit "Bima Suci", di Pendapa Kabupaten Batang, Selasa (7/11/2023) malam.

Dengan dikukuhkannya wayang menjadi budaya asli Indonesia, merupakan kabar gembira bagi para anggota Pepadi karena akan terus mendapatkan dukungan dan pendampingan dari pemerintah agar dapat menjaga konsistensi dalam merawat hasil cipta rasa dan karsa para leluhur.

Salah satu dalang cilik, Elginara Sidqi siswa SDN 3 Beji menyampaikan, kepiawaiannya mendalang di hadapan publik sudah ditunjukkan untuk keempat kalinya. Sejumlah persiapan pun telah dilakukan mulai dari latihan rutin dan latihan tambahan, hingga gladi bersih menjelang pagelaran wayang kulit semalam suntuk di pendapa.

“Senang sekali sudah mementaskan berbagai lakon di Desa Beji Tulis, Desa Kemiri Subah, Kabupaten Sragen dan Pendapa Kabupaten Batang,” katanya.

Lakon Bima Suci menceritakan perjalanan hidup Raden Bratasena berguru kepada Begawan Durna.

Kelima dalang cilik sempat melakukan ritual khusus sebelum pentas, yakni memohon doa restu kepada kedua orangtuanya agar selama pagelaran diberikan kemudahan dan kelancaran, tanpa ada halangan sedikit pun. Kelimanya berperan bergantian sesuai bagian atau waktu yang telah ditentukan hingga dini hari. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 54
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 53
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 84
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 82
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 90
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 134