Hari Wayang, Lima Dalang Cilik Siap Beraksi

Kamis, 02 November 2023 Jumadi Dibaca 1.293 kali Seni dan Budaya
Hari Wayang, Lima Dalang Cilik Siap Beraksi
Batang - Menjelang peringatan Hari Wayang Nasional 7 November 2023 mendatang, Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Batang makin intens berlatih sebelum pagelaran wayang semalam suntuk.

Batang - Menjelang peringatan Hari Wayang Nasional 7 November 2023 mendatang, Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Batang makin intens berlatih sebelum pagelaran wayang semalam suntuk.

Uniknya, pagelaran nanti, Pepadi akan menampilkan kemampuan para dalang cilik yang telah banyak meraih prestasi baik di kancah eks-Karesidenan Pekalongan maupun Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Batang Ki Tulus Wahyu Utomo atau lebih dikenal dengan nama Ki Uut mengatakan, para dalang cilik yang akan tampil nantinya, dipastikan mumpuni karena telah meraih prestasi.

“Dalang cilik yang akan tampil, Ki Elginara Sidqi SD N 3 Beji, Ki Huda Erlangga SMP N 1  Kandeman, Ki Ananta Oriza Ardian SMP N 3 Batang, Ki Abid Aqila Pranaja SD N 5  Proyonanggan, dan Ki Syaariful Anam SMP N 2 Tersono. Sedangkan untuk Limbukan menghadirkan Ki Wahyudin dan Goro-goro oleh Ki Rochim,” katanya, saat mendampingi anak didiknya berlatih, di Komplek Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2/11/2023).

Ia bangga ditengah derasnya arus kemajuan teknologi informasi, masih ada para generasi milenial dan generasi Z, yang tertarik mempelajari dan menekuni seni budaya pewayangan yang telah diciptakan oleh para leluhur.

“Keinginan itu muncul dari diri pribadi mereka, tanpa ada unsur paksaan dari siapa pun. Kami hanya memberikan dukungan dengan mendampingi, melatih secara rutin dan menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Dalam pagelaran wayang yang rencananya digelar selama tujuh jam di Pendapa Kabupaten Batang, akan menampilkan lakon Bimo Suci yang mengisahkan Raden Bratasena sedang mencari jati dirinya.

“Dalam kisahnya Raden Bratasena berusaha untuk menghormati orang tuanya, Raden Pandu Dewanata, hingga dapat hidup bahagia,” terangnyanya.

Sementara itu, Salah satu dalang cilik, Ki Ananta Oriza Ardian menyampaikan, kesukaan terhadap seni pewayangan sudah ditekuni sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak hingga kini.

“Biasanya latihan rutin cuma seminggu sekali, tapi karena mau pentas di pendapa, ya jam latihannya ditambah. Ini lagi latihan gerakan "budalan" atau berangkatnya para Kurawa menuju medan pertempuran,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 62
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 54
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 85
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 84
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 91
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 134