Pj Bupati Batang Serahkan 229 Sertifikat Tanah di Proyonanggan Tengah

Rabu, 01 November 2023 Jumadi Dibaca 722 kali Acara Pimpinan Daerah
Pj Bupati Batang Serahkan 229 Sertifikat Tanah di Proyonanggan Tengah
Batang - Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyerahkan 229 sertifikat tanah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2023 di Pendopo Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang, Rabu (1/11/2023).

Batang - Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyerahkan 229 sertifikat tanah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2023 di Pendopo Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang, Rabu (1/11/2023).

Hal ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas tanah masyarakat yang dilakukan melalui  Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Batang.

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, hari ini diserahkan sertifikat tanah dari program PTSL untuk Proyonanggan Tengah sebanyak 229 sertifikat.

“Penyertifikatan tanah di Kabupaten Batang dibilang sangat cepat hanya jangka waktu sebelum 2 bulan sudah selesai. Prosesnya dokumen warga dikumpulkan ke tim PTSL yang nantinya akan diurus oleh BPN Batang,” jelasnya.

Sertifikat tanah program PTSL ini gratis tidak ada biaya sedikitpun. Jadi masyarakat jangan khawatir kalau ada tanah yang ingin disertifikat.

Ia juga mengatakan, bahwa Proyonanggan Tengah ini sebagai contoh sukses bagi kelurahan dan desa lainnya untuk melakukan sertifikat tanah program PTSL.

“Hal ini menunjukkan sinergitas antara Kecamatan Batang dan BPN Kabupaten Batang berjalan lancar dari segi komunikasi dan tindakan,” terangnya

Sementara itu, Kepala BPN Batang Zumratul Aini mengatakan, bahwa untuk Kabupaten Batang tahun ini kami menargetkan 24.975 sertifikat tanah selesai.

“Karena ada sedikit perbedaan skema pengukuran tanah dengan pemetaan terlebih dahulu. Pemetaan itu berbentuk foto yang diambil dari atas menggunakan drone,” tuturnya.

Maka, prosesnya sedikit lama karena fotonya baru selesai pada bulan Mei 2023. Selanjutnya, diproses pendataan dan kelengkapan dokumen pada bulan Juni 2023.

“Tapi akhirnya dalam jangka waktu 1,5 bulan bisa selesai kerja keras dan kekompakan tim PTSL dan BPN Kabupaten Batang,” ujar dia.

Zumratul Aini juga mengungkapkan, kendala tahun ini adalah sedikitnya minat masyarakat untuk menyertifikat tanah mereka yang tahunya prosesnya lama.

Untuk itu, lanjut dia, perlunya dukungan sosialisasi Pemkab Batang dalam memberikan informasi sertifikat tanah ini.

Ia berharap, Pemkab Batang mendukung dengan adanya program PTSL, karena pada tahun depan sertifikat tanah program PTSL targetnya akan lebih banyak. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 66
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 57
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 86
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 85
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 92
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 134