Kemarau Belum Usai, Harga Cabai Kian Meroket

Kamis, 26 Oktober 2023 Jumadi Dibaca 1.677 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Kemarau Belum Usai, Harga Cabai Kian Meroket
Batang - Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) khususnya cabai merah masih terus merangkak naik di pasar tradisional. Hal tersebut dikarenakan dampak dari cuaca kemarau yang belum berakhir, sehingga mengakibatkan cabai yang dipasok dari petani cenderung cepat mengering.

Batang - Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) khususnya cabai merah masih terus merangkak naik di pasar tradisional. Hal tersebut dikarenakan dampak dari cuaca kemarau yang belum berakhir, sehingga mengakibatkan cabai yang dipasok dari petani cenderung cepat mengering.

Salah satu pedagang cabai, Lina mengeluhkan cuaca kemarau yang makin menyengat mengakibatkan mengeringnya pasokan cabai rawit merah dari petani.

“Harga cabai rawit merah di pasar jadi Rp65 ribu sampai Rp70 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp45 ribu per kilogram. Pembeli juga berkurang karena kondisi cabai yang kurang segar,” katanya, saat ditemui di kiosnya, Pasar Batang, Kabupaten Batang, Kamis (26/10/2023).

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan Dispaperta Batang Dewi Wuryanti mengakui, cabai yang dijual di pasar maupun yang dipasok untuk memenuhi program Operasi Pasar Murah (OPM), mayoritas mengering.

“Harga cabai  merah besar sekarang mengalami kenaikan Rp10 ribu, menjadi Rp40 ribu, dibandingkan sebelumnya Rp30 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Seiring mulai datangnya musim hujan yang diprakirakan oleh BMKG awal November, menjadi angin segar bagi para petani maupun pedagang, karena dapat meningkatkan kuantitas dan lambat laun akan memurunkan harga di pasaran.

“Harga Kepokmas lain yang diperkirakan akan menurun yakni bawang merah dari semula Rp22 ribu. Harapannya nanti setalah hujan turun bisa menstabilkan harga di pasar tradisional,” terangnya.

Meski demikian, Dispaperta mengharapkan, konsumen tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Di sisi lain dalam mengonsumsi makanan hendaknya pun secukupnya.

“Jangan sampai bersisa atau terbuang sia-sia. Dalam mengatasi kenaikan harga pun pemerintah telah berupaya menstabilkan harga lewat program OPM, di 8 kecamatan, dengan harga dibawah pasar,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 11
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 42
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 161
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 600
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 214
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.
19 Okt 2026 Jumadi 254