Pawai Lampion Meriahkan Hari Santri Nasional

Minggu, 22 Oktober 2023 Jumadi Dibaca 1.312 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Pawai Lampion Meriahkan Hari Santri Nasional
Batang - Lantunan solawat berkumandang untuk memeriahkan pawai di malam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) oleh ratusan santri sejumlah pondok pesantren bersama warga Kauman Utara berjalan kaki sambil membawa lampion, obor dan bendera Merah Putih serta Nahdlatul Ulama di sepanjang jalan protokol dan perkampungan.

Batang - Lantunan solawat berkumandang untuk memeriahkan pawai di malam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) oleh ratusan santri sejumlah pondok pesantren bersama warga Kauman Utara berjalan kaki sambil membawa lampion, obor dan bendera Merah Putih serta Nahdlatul Ulama di sepanjang jalan protokol dan perkampungan.

Sebanyak 140 lampion, belasan obor dan bendera menambah kemeriahan peringatan HSN. Solawat Nariyah yang dilantunkan hingga 58 ribu kali pun menambah suasana khidmat.

Rois Syuriah NU Kauman Utara, Muslih menyampaikan, pawai lampion ini membawa pesan, bahwa santri adalah insan yang istimewa dengan ilmu yang diajarkan dari para kiai maupun ulama, untuk terus diamalkan.

“Terbukti tiap tahunnya ada belasan anak yang melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren terus bertambah. Ini sangat membanggakan dan membahagiakan karena artinya anak-anak kami makin bersemangat dan tekun dalam menuntut ilmu agama,” katanya, sebelum memberangkatkan peserta pawai lampion, dari Dukuh Kauman Utara, Kabupaten Batang, Sabtu (21/10/2023) malam.

Ia mengimbau, agar para santri terus meningkatkan semangatnya dalam memperluas ilmu agama Islam.

“Semoga santri makin berilmu dan berakhlak, sehingga kemanfaatan ilmunya bisa dirasakan seluruh masyarakat,” harapnya.

Pembacaan solawat Nariyah tidak hanya dilantunkan di tingkat kelurahan, namun sesuai arahan dari Ketua PBNU agar seluruh warga Jawa Tengah ikut melantunkan solawat Nariyah sebanyak 1 miliar.

“Tujuannya tidak hanya untuk memeriahkan Hari Santri Nasional, tapi supaya menimbulkan suasana sejuk menjelang perhelatan akbar pesta demokrasi 14 Februari 2024 mendatang. Semoga tetap adem ayem , walaupun berbeda pilihan, semua warga kami guyub rukun,” terangnya.

Salah satu peserta pawai lampion, Ahmad Mustofa Akhyar bersama santri lainnya ikut menenteng lampion dan lampu sebagai tanda memeriahkan Hari Santri Nasional.

“Saya sama teman-teman ikut pawai lampion, rasanya senang sekali bisa merayakan Hari Santri Nasional,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 82
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 63
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 89
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 87
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 94
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 137