Peralihan Musim, Relawan BPBD Dilatih Tangani Korban Bencana

Rabu, 18 Oktober 2023 Jumadi Dibaca 678 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Peralihan Musim, Relawan BPBD Dilatih Tangani Korban Bencana
Batang - Menjelang peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang diindikasikan rawan terjadinya bencana alam, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang berinisiatif menggelar gladi penanganan terhadap korban bencana alam bersama 30 organisasi relawan yang bernaung dibawah BPBD.

Batang - Menjelang peralihan dari  musim kemarau ke musim hujan, yang diindikasikan rawan terjadinya bencana alam, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang berinisiatif menggelar gladi penanganan terhadap korban bencana alam bersama 30 organisasi relawan yang bernaung dibawah BPBD.

Musim penghujan yang diprakirakan akan melanda di awal November mendatang, menjadi perhatian tersendiri bagi BPBD. Pasalnya, pra musim hujan, seringkali diawali dengan angin puting beliung dan petir yang rawan muncul.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang Mohammad Fajeri mengatakan, sebagai langkah awal mengantisipasi munculnya bencana, BPBD melakukan koordinasi dengan para relawan, agar memiliki kesiapan fisik, mental dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan pertolongan terhadap korban bencana alam.

“Kami berikan materi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Saat bencana terjadi, seringkali korban mengalami henti napas, di situlah relawan dituntut kepekaannya, dengan melakukan tindakan yang tepat,” katanya, saat mendampingi kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat", di Aula Gedung Pramuka, Jalan Dr. Sutomo, Kabupaten Batang, Rabu (18/10/2023).

Sebanyak 90 peserta dari perwakilan anggota relawan mendapatkan pembekalan materi sekaligus praktik tentang penanganan terhadap korban bencana alam.

“Berdasarkan informasi terbaru dari BMKG, diprakirakan musim hujan akan tiba di akhir Oktober atau awal November mendatang khususnya di wilayah eks-karesidenan Pekalongan bagian selatan, seperti Slawi dan Batang,” jelasnya.

Selain peningkatan kapasitas, BPBD tetap bersinergi dengan Kodim dan Polres Batang untuk menggelar apel besar dalam mengantisipasi terjadi bencana di wilayah-wilayah rawan.

“Relawan juga telah memahami tugas sesuai kapasitasnya masing-masing. Ada yang bertugas mengevakuasi korban di laut, dapur umum, perawatan pasca bencana hingga yang bertugas di bidang komunikasi,” terangnya.

Sarana prasarana penunjang dari BPBD telah disiapkan untuk mendukung penanganan kebencanaan hingga akhir tahun 2023.

“Kami menyiapkan bambu, galvalum, apabila ada atap rumahnya rusak tertimpa tanah longsor dan sebagainya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 82
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 65
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 90
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 88
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 95
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 137