Tetap Produktif, Penyintas TB Dibekali Kompetensi Ecoprint

Senin, 16 Oktober 2023 Jumadi Dibaca 812 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Tetap Produktif, Penyintas TB Dibekali Kompetensi Ecoprint
Batang - Bagi sebagian orang penyakit Tuberkulosis (TB) masih menjadi momok yang menakutkan. Namun sebenarnya hal itu tidak perlu dirisaukan karena dengan program pengobatan yang intensif selama 13 bulan, penyakit tersebut dapat disembuhkan.

Batang - Bagi sebagian orang penyakit Tuberkulosis (TB) masih menjadi momok yang menakutkan. Namun sebenarnya hal itu tidak perlu dirisaukan karena dengan program pengobatan yang intensif selama 13 bulan, penyakit tersebut dapat disembuhkan.

Pasca sembuh ternyata para penyintas masih butuh perhatian dan uluran bantuan agar tetap produktif menjalani kehidupan ditengah masyarakat. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batang bekerja sama dengan Mentari Sehat Indonesia, Universitas Muhammadiyah Semarang dan mahasiswa Undip Semarang berupaya memberikan pendampingan dalam bentuk pelatihan keterampilan batik ecoprint.

Ketua Mentari Sehat Indonesia Jawa Tengah Supriyanto menyampaikan, pelatihan ini diberikan kepada mereka yang telah sembuh sepenuhnya dari TB, agar mendapatkan produktif dan memperoleh penghasilan tambahan.

“Ini masih pelatihan awal, langkah selanjutnya kami tetap berkoordinasi dengan Baznas, sekaligus melihat perkembangan selanjutnya untuk terus memberikan perhatian, termasuk kemampuan pemasaran, sehingga pelatihan ini benar-benar efektif,” katanya, saat mendampingi peserta pelatihan, di Puskesmas Tulis, Kabupaten Batang, Senin (16/10/2023).

Sementara ini berbentuk pelatihan dan pemberian bantuan makanan tambahan terlebih dahulu. Ia menerangkan, dipilihnya ecoprint karena sangat mudah pengaplikasiannya bagi para penyintas TB.

“Motifnya sangat mudah didapat karena cuma daun di lingkungan sekitar dengan cukup ditempel saja dan tidak serumit batik tulis,” jelasnya.

Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum dan SDM Baznas Batang Muntoro Abdurrohman mengatakan, Baznas selalu berupaya memberikan pelatihan produktif, khususnya bagi penyintas TB dengan pelatihan batik ecoprint.

“Batik ecoprint ini masih langka jadi jika dipasarkan nanti konsumen juga akan tertarik karena keunikannya,” terangnya.

Pelatihan yang diberikan Baznas tidak hanya satu jenis, namun beragam dengan menyesuaikan kemampuan para penyintas.

“Ada tiga penyakit yang para penyintasnya menjadi fokus kami, untuk dibekali kemampuan berwirausaha,yakni Aids, TB dan malaria,” tuturnya.

Salah satu penyintas TB, Daroyi menyampaikan, usai menjalani pengobatan selama 13 bulan tetap berusaha agar produktif dengan berwirausaha. Meski demikian, kemampuan lain pun terus diasah, salah satunya dengan mengikuti pelatihan ecoprint.

“Setelah mendapatkan pelatihan rencana pingin buka bisnis batik ecoprint karena bahannya mudah didapat di sekitar kita. Ini bukti bahwa para penyintas tetap produktif,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026 Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026
Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan Juli 2026.
15 Jun 2026 Jumadi 65
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 130
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025 DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (1562026).
15 Jun 2026 Jumadi 41
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 86
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 97
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 89