Gedung Jash Annur Diresmikan, Manfaatkan untuk Kemaslahatan Umat

Minggu, 24 September 2023 Jumadi Dibaca 780 kali Acara Pimpinan Daerah
Gedung Jash Annur Diresmikan, Manfaatkan untuk Kemaslahatan Umat
Batang - Setelah melewati proses panjang pembangunan, mulai dari peletakan batu pertama oleh Habib Muhammad Lutfi bin Yahya hingga 6 tahun lamanya, akhirnya Gedung Jamaah Mujahadah Al Asmaul Husna Annur (Jash Annur) akhirnya diresmikan oleh Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.

Batang - Setelah melewati proses panjang pembangunan, mulai dari peletakan batu pertama oleh Habib Muhammad Lutfi bin Yahya hingga 6 tahun lamanya, akhirnya Gedung Jamaah Mujahadah Al Asmaul Husna Annur (Jash Annur)  diresmikan oleh Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki. 

Meski demikian, selama proses pembangunan, seluruh kegiatan keagamaan tetap digelar yang dihadiri ratusan jamaah muslimah dari Kecamatan Batang, Wonotunggal, Blado Kandeman dan Warungasem.

Pengasuh Jash Annur Hj Nur Fatimah menyampaikan, usai diresmikannya Gedung Jash Annur dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.

“Memang kalau hanya untuk mendirikan bangunan itu sangat mudah, tapi yang perlu perjuangan keras adalah mengisinya dengan kegiatan yang bermanfaat yang mendatangkan keberkahan dan kemanfaatan bagi umat,” katanya, saat membuka acara Tasyakuran Peresmian Gedung Jash Annur, di Dukuh Kedungdowo, Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, Minggu (24/9/2023).

Sejumlah kegiatan keagamaan selama kurun waktu 2017 hingga sekarang telah rutin digelar, antara lain: kajian keagamaan, sosial, kewirausahaan dan lainnya.

“Untuk anggaran diperoleh dari infak dan sedekah jariyah para jamaah tiap digelarnya kajian,” jelasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, setelah gedung ini diresmikan tidak hanya mengutamakan seremonial belaka, namun rutin diisi dengan kegiatan keagamaan.

“Senin sampai Jumat harus diisi dengan kegiatan lain yang bisa memberikan kemanfaatan bagi kita semua,” tegasnya.

Namun yang terpenting tidak melupakan tanggung jawab sebagai seorang ibu, istri dapat membagi waktu dalam menjalankan kewajiban setiap saat.

“Tujuannya supaya kegiatan yang dilakukan semua senantiasa mendatangkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT,” terangnya.

Ke depan gedung tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi jamaah perempuan saja, namun dimungkinkan untuk jamaah laki-laki dengan kajian yang beragam.

“Kegiatan keagamaan lain pun bisa digelar yang disinergikan dengan program Pemda,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 98
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 72
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 97
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 93
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 98
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 140