Makin Percaya Diri, Pedagang Makanan Tradisional Dapat NIB Gratis

Kamis, 21 September 2023 Jumadi Dibaca 1.505 kali IKM UKM UMKM
Makin Percaya Diri, Pedagang Makanan Tradisional Dapat NIB Gratis
Batang - Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) makanan tradisional berduyun-duyun melakukan pendaftaran ke Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), yang didukung sepenuhnya oleh Kampung Hijrah.

Batang - Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) makanan tradisional berduyun-duyun melakukan pendaftaran ke Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), yang didukung sepenuhnya oleh Kampung Hijrah.

Mereka dirasa sangat memerlukan NIB demi memberikan kepastian bahwa produk olahannya telah terdaftar secara resmi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang.

Perwakilan Kampung Hijrah Gotama Bramanti mengatakan, melihat kaum ibu pedagang makanan tradisional yang mayoritas belum memiliki izin produk, merasa tergerak untuk membantu membukakan akses agar memperoleh NIB langsung dari MPP.

“Tujuan kami membantu ke-25 ibu-ibu pedagang makanan tradisional, yang biasa menjajakan dagangannya di tepi jalan, bisa mendapatkan berkah dengan hadirnya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang,” katanya, saat dihubungi melalui gawai, Kamis (21/9/2023).

Kampung Hijrah membantu kaum ibu mengurus NIB, dengan menyiapkan sejumlah persyaratan. Pelayanannya sangat cepat dan mudah.

“Rencananya dalam waktu dekat kami juga akan membantu mereka memperoleh sertifikat halal, sehingga konsumen makin yakin dengan produk olahan yang dijajakan,” jelasnya.

Sementara itu, Staf Pelayanan Perizinan MPP, Kristiawati membenarkan beberapa hari lalu, sejumlah kaum ibu para pedagang makanan mengajukan permohonan untuk mendapatkan NIB.

“Bagi yang ingin mendapatkan NIB, cukup membawa gawai dan KTP, nanti akan kami bantu proses lewat sistem Online Single Submission (OSS) semuanya gratis,” terangnya.

Pelaku UMKM yang mengajukan NIB memiliki produk sangat beragam. Mulai dari makanan basah, kering, warung makan dan sebagainya.

“Minat untuk mengajukan NIB dari pelaku UMKM di Kabupaten Batang makin meningkat. Tiap bulan ada 200 pelaku UMKM yang mengajukan NIB,” tegasnya.

Pelaku UMKM makanan tradisional Arem-arem, Mimin merasa lega usai produknya telah mendapat NIB langsung. Baginya NIB sangat penting karena produk Arem-arem yang telah diproduksi sejak beberapa tahun lalu, akan makin dipercaya konsumen.

“Alhamdulillah sudah mengurus NIB dibantu sama Kampung Hijrah, proses cepat dan habis ini langsung mau ngurus sertifikat halal,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 98
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 72
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 98
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 94
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 99
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 141