7 Tahun Lumpuh Jatuh Dari Pohon Tak Tertangani Medis, Pj Bupati Batang Carikan Solusi Penyembuhan

Kamis, 14 September 2023 Jumadi Dibaca 1.197 kali Acara Pimpinan Daerah
7 Tahun Lumpuh Jatuh Dari Pohon Tak Tertangani Medis, Pj Bupati Batang Carikan Solusi Penyembuhan
Batang - Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mencuri perhatian publik, karena aksinya yang turun langsung mengantarkarkan batuan ke sejumlah warga kurang mampu dan warga berkebutuhan khusus di Kecamatan Tersono.

Batang - Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mencuri perhatian publik, karena aksinya yang turun langsung mengantarkarkan batuan ke sejumlah warga kurang mampu dan warga berkebutuhan khusus di Kecamatan Tersono.

Program “Sehari Sambangi Warga” Pj Bupati Batang kali ini menjenguk 6 warga yang benar-benar hidup dalam keterbatasan. Dari enam warga tersebut yakni bernama Lindu Aji (17) warga Desa Rejosari Timur yang mengalami cacat berat dan cacat mental dari lahir.

Kemudian, orang Lanjut usai (Lansia) 80 tahun yang hidup sendiri dengan kondisi lumpuh bernama Muladi, warga Dukuh Mlangi, Teguh A Yani anak yatim warga Dukuh Ngebong dan Sualpi, janda lansia umur (80) warga Dukuh Kauman Desa Tersono.

Lalu, Nur Mustofa (35) warga Dukuh Mangunsari yang mengalami lumpuh akibat jatuh dari pohon saat bekerja dan Suluriah (80) janda lansia hidup sebatang kara.

“Sambangi warga kurang mampu dan berkebutuhan khusus ini karena ada laporan dari warga. Setelah kami cek lapangan dari enam orang ada satu remaja, selama 7 tahun sakit lumpuh dan nampaknya belum tersentuh secara medis,” kata Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, usai memberikan bantuan di Desa Rejosari Timur, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (14/9/2023).

Oleh karena itu, ia pun akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mencari solusi penyembuhan agar remaja yang jatuh dari pohon itu bisa kembali berjalan.

Nur Mustofa (35) selama 7 tahun tidak tertangani medis, ia hanya ikhtiar dengan pengobatan alternatif selama ini.

“Remaja yang sudah 7 tahun lumpuh ini semoga ada kemungkinan bisa ditangani secara medis. Insyaallah bisa sembuh,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, setelah Dinas Kesehatan melakukan pengecekan kesehatannya, akan ada penanganan serius. Apakah sementara dibantu kursi roda atau bagaimana.

Terkait warga Lansia, tidak mudah untuk ditempatkan di panti jompo. Karena mereka memiliki rumah sendiri. Terpenting lingkungannya saling peduli seperti Camat, Kepala Desa, Ketua RT dan warga sekitarnya.

“Saya yakin mulai dari makannya, kebutuhan lainnya, tetangga dan Ketua RT peduli semuanya. Semoga bantuan sekadar uang santunan dan sembako ini dapat bermanfaat bagi mereka,” harapnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Batang juga memberikan bantun sosial bagi penyandang disabilitas dan kaum Lansia terlantar di Kabupaten Batang.

“Bantuan sosial itu berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu selama 10 bulan. Sedangkan untuk anak yatim dan piatu Pemkab Batang telah mengalokasikan dana santunan anak yatim piatu kurang mampu sebesar Rp1,5 miliar,” ujar dia.

Dana santunan sebesar itu diperuntukkan bagi 1.500 anak yang masing-masing mendapatkan Rp1 juta. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 87
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 136
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 147
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 90
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 52
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 66