KIT Batang Gelar Pelatihan Menjahit Untuk Masuk Pabrik Sepatu

Kamis, 03 Agustus 2023 Jumadi Dibaca 3.736 kali Sosial
KIT Batang Gelar Pelatihan Menjahit Untuk Masuk Pabrik Sepatu
Batang - Menyambut persiapan operasional tahun 2024, Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang menggelar pelatihan menjahit lewat kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) di Kawasan Industri Terpadu Batang, Kabupaten Batang, Kamis (3/8/2023).

Batang - Menyambut persiapan operasional tahun 2024, Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang menggelar pelatihan menjahit lewat kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) di Kawasan Industri Terpadu Batang, Kabupaten Batang, Kamis (3/8/2023).

Pelatihan menjahit ini, berkolaborasi dengan Anjungan Siap Kerja dan Kementerian Ketenagakerjaan RI dalam meningkatkan kualitas SDM dengan memberikan pelatihan untuk mengembangkan keterampilan yang bersertifikasi.

Program pelatihan ini berlangsung mulai tanggal 24 Juli sampai 24 Agustus 2023. Peserta berjumlah 96 orang dari perwakilan warga Desa Kedawung, Ketanggan, Sawangan, Desa Plelen, dan karyawan kebun PTPN 9.

Materi pelatihan yang diajarkan yaitu mengenai dasar-dasar menjahit, pemahaman pola, mengoprasikan mesin jahit lockstitch, mesin obras atau overlock, mesin lubang kancing dan alat sosok atau ironing.

Direktur Utama KIT Batang Ngurah Wirawan mengatakan, bahwa pelatihan ini menjadi komitmen KIT untuk berkontribusi pada masyarakat sekitar dan membantu meningkatkan keterampilan penduduk lokal serta bentuk dukungan kawasan terhadap tenant industri di dalamnya.

“KIT Batang sebagai salah satu kawasan industri Proyek Strategi Nasional (PSN) yang siap operasional pada awal tahun 2024. Saat ini memiliki 13 tenant industry, 6 tenant diantaranya sedang dalam tahap kontruksi,” jelasnya.

Salah satu tenant terbesar KIT Batang adalah Yih Quan Footwear Indonesia yang bergerak dibidang industri sepatu asal Taiwan. Saat ini tenant tersebut sedang dalam masa konstruksi pembangunan pabrik dan diperkirakan akan beroperasi pada 2024.

Untuk itu, lanjut dia, program Pelatihan Berbasis Kompetensi Operator Garmen ini akan menjadi jembatan antara pengelola kawasan, tenant industri, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem kawasan industri berkelanjutan.

“Hal ini juga merupakan pelatihan pertama untuk calon karyawan Yih Quan Footwear, mudah-mudahan ke depannya akan ada terus setiap bulannya. Dengan adanya KIT Batang dapat menyerap tenaga kerja bagi warga di sekitar kawasan,” terangnya.

Ia menyebutkan, KIT Batang merupakan kawasan terbesar di Jawa Tengah yang akan ada ribuan tenaga kerja bekerja di perusahaan - perusahaan internasional.

“Kami sangat mengutamakan keselamatan karyawan yang bekerja di Kawasan, sehingga ke depannya akan disediakan shuttle bus atau mini bus untuk membawa seluruh pekerja dari gerbang kawasan sampai tenant,” ungkapnya.

Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produksivitas Semarang Heru Wibowo mengatakan, KIT Batang dan Kemnaker sudah terjalin hubungan yang harmonis.

“Tujuan pelatihan ini untuk mengharuskan warga ikut serta terlibat bekerja di KIT, dimulai dengan pelatihan menjahit untuk Yih Quan Footwear Indonesia yang akan beroperasional awal tahun 2024,” tegasnya.

Pelatihan yang diberikan untuk masyarakat sesuai dengan kualifikasi yang diberikan oleh tenant-tenant yang ada di KIT Batang.

“Kami menyediakan pelatihan yang lain yaitu binis manajemen dan juga Bahasa,  memberikan pelatihan Bahasa Mandarin untuk staff KIT untuk mempermudah komunikasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Staff khusus Kementerian Tenaga Kerja RI Caswiyono Ruysdie Carkawangsa mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan langkah nyata menyediakan SDM lokal untuk KIT.

“Perusahaan Yih Quan Footwear Indonesia akan menyerap 500 tenaga kerja ditahun ini, sehingga banyak peluang penyerapan tenaga kerja. Jika seluruh tenant di KIT Batang sudah beroperasi maka angka pengangguran Kabupaten Batang berkurang, karena jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan lebih,” tandasnya.

Viana Maharani S selaku HRD Yih Quan Footwear Indonesia mengapresiasi KIT Batang dan Kemnaker yang telah mendukung dan mengadakan pelatihan menjahit.

“Pelatihan ini akan mempermudah kami untuk melakukan perekrutan. Ke depannya desa penyangga harus mendapatkan pelatihan kompetensi supaya mereka ada kesempatan bekerja. Planning ke depannya kita akan meberikan Teknik menjahit sepatu dan pemotongan, untuk mengasah bakat menjahit khususnya sepatu,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 108
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 79
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 105
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 113
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 108
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 144