Ciptakan Suasana Pendidikan Nyaman Serasa di Rumah

Senin, 17 Juli 2023 Jumadi Dibaca 1.667 kali Pendidikan dan Latihan
Ciptakan Suasana Pendidikan Nyaman Serasa di Rumah
Batang - Hari pertama masuk sekolah, sejumlah orang tua meluangkan waktunya untuk mengantar dan menunggui walaupun hanya diizinkan sampai pintu gerbang. Peralihan bagi anak yang baru menginjak ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, membutuhkan pendampingan ekstra , terlebih di dari Taman Kanak-kanak ke Sekolah Dasar.

Batang - Hari pertama masuk sekolah, sejumlah orang tua meluangkan waktunya untuk mengantar dan menunggui walaupun hanya diizinkan sampai pintu gerbang. Peralihan bagi anak yang baru menginjak ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, membutuhkan pendampingan ekstra , terlebih di dari Taman Kanak-kanak ke Sekolah Dasar.

Salah satu orang tua siswa, Ardila mengatakan, sangat penting bagi anak dalam untuk mendapat pendampingan dari orang tua karena mayoritas mental anak masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dengan lingkungan pendidikan yang baru.

“Anak saya baru kelas satu, jadi hari pertama masuk sekolah disempatkan buat nganter sama nungguin. Ini cuma di hari pertama, selanjutnya biar anak mandiri,” katanya, saat ditemui di depan pintu gerbang SD Negeri Proyonanggan 11 Batang, Kabupaten Batang, Senin (17/7/2023).

Ia mengaku sedikit mengalami kerepotan karena harus membiasakan anak untuk bangun lebih pagi dengan aktivitas lebih padat, dibandingkan ketika saat Taman Kanak-kanak yang cenderung lebih santai.

Pihak sekolah berupaya mengemas Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan menciptakan suasana lingkungan pendidikan yang nyaman, bagaikan berada di rumah sendiri. Pihak sekolah juga tak mempermasalahkan apabila di hari pertama orang tua ikut mengantar putra-putrinya, namun untuk melatih keberanian anak, cukup mendampingi dari luar pintu gerbang.

Sementara itu, Salah satu guru kelas, Rias Ernawati mengatakan, MPLS khusus bagi anak didik kelas 1 dilaksanakan mulai 17-29 Juli.

“Cara pengenalan dikemas dengan metode beragam permainan agar anak tidak terbebani di lingkungan yang baru. Kami mengkolaborasikan metode antara ketika mereka di TK dan SD, sehingga anak tidak terlalu kaget,” jelasnya.

Terkait kurikulum merdeka, telah diperkenalkan saat anak berada di TK, yakni mengedepankan bakat dan minat dan pola pembelajaran yang menyenangkan. Anak juga akan menjalani proses asesmen awal, untuk mendiagnosis dari sisi kognitif, afektif maupun psikomotorik.

“Tujuannya untuk mengetahui perasaan anak ketika pertama kali memasuki lingkungan pendidikan yang baru,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 111
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 84
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 110
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 126
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 115
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 145