Bisnis Laundry yang Menggiurkan Kawasan Industri Terpadu Batang

Rabu, 12 Juli 2023 Jumadi Dibaca 1.734 kali IKM UKM UMKM
Bisnis Laundry yang Menggiurkan Kawasan Industri Terpadu Batang
Batang - Melihat peluang bisnis yang menjanjikan nantinya, saat dioperasikannya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), khususnya di wilayah Kecamatan Gringsing dan Banyuputih, pihak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang bergerak cepat dengan menggelar pelatihan jasa cuci pakaian atau laundry.

Batang - Melihat peluang bisnis yang menjanjikan nantinya, saat dioperasikannya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), khususnya di wilayah Kecamatan Gringsing dan Banyuputih, pihak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang bergerak cepat dengan menggelar pelatihan jasa cuci pakaian atau laundry.

Banyaknya karyawan baik lokal maupun luar daerah bahkan mancanegara di sejumlah perusahaan terkemuka di KITB, dapat dijadikan peluang bisnis di bidang jasa cuci pakaian. Dampaknya perputaran roda perekonomian di dua daerah tersebut akan makin cepat, sehingga menurunkan angka pengangguran.

Wakil Ketua II Bidang Pentasarufan Baznas Batang Makmun menyampaikan, pelatihan ini membuka lapangan pekerjaan bagi para mustahik atau penerima zakat, khususnya di kedua daerah tersebut, karena sejalan dengan program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. 

“Tujuannya agar mereka naik tingkat menjadi munfiq atau orang yang berinfak hingga Muzakki atau orang yang wajib berzakat,” katanya, saat ditemui, usai penyerahan peralatan laundry, di KUA Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Rabu (12/7/2023).

Yang membedakan dengan pelatihan laundry lainnya, Baznas memberikan pelatihan agar para peserta menerapkan cara membersihkan secara syariat Islam, yakni mengedepankan kesucian pakaian.

“Kami meluncurkan Z Laundry atau Laundry Zakat dengan selogan bersih, suci dan berkah,” jelasnya.

Untuk menjadi pengusaha laundry profesional, mereka juga dilatih cara melayani pelanggan, mengindentifikasi jenis pakaian, cara mencuci secara syar'i hingga pengemasan yang rapi.

Salah satu peserta, Almaidah dari Petamanan Banyuputih mengatakan, selama ini telah membuka bisnis laundry secara mandiri tanpa karyawan, dengan diberikan pelatihan, kini mendapat trik berbisnis laundry secara tepat dan sesuai syar'i.

“Cara mencuci secara syar'i yakni dengan menghilangkan najis terlebih dahulu, sehingga pakaian tidak hanya bersih, namun juga suci,” ujar dia.

Sebanyak 24 peserta mengikuti pelatihan, untuk memudahkan bisnisnya nanti, mereka memperoleh bantuan 24 paket mesin cuci dan setrika senilai Rp43,8 juta serta 24 paket deterjen dan pengharum Rp5,7 juta. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 112
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 84
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 110
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 127
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 118
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 145