Ngalap Berkah, Warga Berebut Sawuran saat Kirab Budaya

Selasa, 02 Mei 2023 Jumadi Dibaca 1.355 kali Acara Pimpinan Daerah
Ngalap Berkah, Warga Berebut Sawuran saat Kirab Budaya
Batang - Kirab budaya yang sejatinya digelar Pemerintah Kabupaten Batang untuk memperingati Hari Jadi-57, di 8 April lalu, kini baru dilaksanakan karena saat itu bersamaan bulan suci Ramadan.

Batang - Kirab budaya yang sejatinya digelar Pemerintah Kabupaten Batang untuk memperingati Hari Jadi-57, di 8 April lalu, kini baru dilaksanakan karena saat itu bersamaan bulan suci Ramadan.

Meski demikian semangat warga untuk menyaksikan langsung tak surut sedikit pun. Terlebih, sebagian warga percaya jika berhasil mendapatkan uang sawuran dari Penjabat (Pj) Bupati, rezekinya akan dipenuhi keberkahan.

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyampaikan, tradisi sawuran ini sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Ta'ala, agar keberkahan selalu menyertai masyarakat.

“Ini pelengkap setiap kali kirab, ada tradisi "sawuran" yakni membagikan uang koin atau receh kepada masyarakat di sepanjang jalan. Total uang sawur yang disiapkan ada Rp10 juta yang terdiri dari uang koin Rp1.000,00, “ katanya saat ditemui usai Kirab Budaya di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/5/2023).

Sejumlah kereta kencana juga dikirab. Di antaranya Kereta Kencana Kiai Setyaningrum dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang dikendarai Penjabat Bupati Batang , dan delapan kereta kencana lainnya yang dikendarai jajaran Forkopimda.

“Ada pula beberapa pusaka yang turut dikirab antara lain Kiai Tombak Pusaka Abirowo sepanjang 4 meter, Keris Piyandel Adipati Batang Pertama dan belasan tombak pengiring,” jelasnya.

Sementara, ditemui secara terpisah, ahli waris Kyai Tombak Pusaka Abirowo, Raden Susanto Waluyo menerangkan, dengan diserahkannya Kiai Tombak Pusaka Abirowo kepada Penjabat Bupati Batang, merupakan tanda, bahwa ahli waris mengizinkan secara lahir batin , tombak tersebut ikut dikirab.

“Kiai Tombak Pusaka Abirowo merupakan simbol perlawanan di masa kolonial. Tombak tersebut jadi tanda, bahwa untuk melawan penjajah harus satu komando dari Adipati kepada rakyatnya,” tegasnya.

Sebelumnya tombak tersebut, ditempatkan pada keturunan Raden Pangeran Alit atau lebih dikenal dengan nama Pangeran Batang yang membawanya dari Kiai Sendang Duwur Lamongan Jawa Timur hingga ke Batang Jawa Tengah.

Peserta yang turut mengikuti kirab terdiri dari unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah, institusi pendidikan dan perwakilan masyarakat sebanyak 12 ribu dengan rute Pendapa - Jalan Veteran - Diponegoro - A Yani - Gajah Mada - Kyi Ahmad Dahlan - Brigjen Katamso dan kembali ke Pendapa.

Kirab ditutup dengan gunungan utama yang diperebutkan warga di halaman Pendapa, yang merupakan tanda kemakmuran warganya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan
Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan
Batang - Peristiwa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kecamatan Bawang, langsung membawa Anggota Komisi VIII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo untuk mengetahui kondisi terkini para korban. Bukan tanpa alasan, pasalnya peristiwa ini sudah terjadi untuk keduakalinya, maka sebagai langkah pencegahan, perlu diberikan peringatan keras dari Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) yang tidak memenuhi standarisasi kualitas.
24 Sep 2026 Jumadi 411
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 2211
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan medis secara optimal. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2492026).
24 Sep 2026 Jumadi 280
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Batang - Jumlah korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mencapai 411 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 orang telah diperbolehkan kembali ke rumah setelah mendapatkan penanganan medis.
24 Sep 2026 Jumadi 487
Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Usai ratusan pelajar mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Bupati M Faiz Kurniawan didampingi Direktur RSUD Batang dokter Any Rusydiani memantau kondisi terkini pelayanan korban. Melihat kejadian luar biasa tersebut, Bupati memastikan seluruh biaya pengobatan para korban, ditanggung sepenuhnya oleh Pemda, dengan tetap mencukupi kebutuhan obat maupun tempat tidur pasien.
24 Sep 2026 Jumadi 143
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMAMA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.
24 Sep 2026 Jumadi 383