Perlu Kajian untuk Pastikan Batang Berusia 400 Tahun

Sabtu, 08 April 2023 Jumadi Dibaca 2.137 kali Acara Pimpinan Daerah
Perlu Kajian untuk Pastikan Batang Berusia 400 Tahun
Batang - Seluruh warga Kabupaten Batang saat ini sedang memperingati Hari Jadi-57 Kabupaten Batang sesuai keputusan pemerintah pusat dan secara administrasi, memiliki tanggal lahir 8 April 1966. Namun apabila menengok jejak sejarah masa lampau, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menegaskan, harus ada kajian khusus untuk memastikan Kabupaten Batang berusia lebih dari 400 tahun.

Batang - Seluruh warga Kabupaten Batang saat ini sedang memperingati Hari Jadi-57 Kabupaten Batang sesuai keputusan pemerintah pusat dan secara administrasi, memiliki tanggal lahir 8 April 1966. Namun apabila menengok jejak sejarah masa lampau, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menegaskan, harus ada kajian khusus untuk memastikan Kabupaten Batang berusia lebih dari 400 tahun.

Lani mengatakan, secara administrasi Kabupaten Batang berusia 57 tahun, tetap diikuti. Tetapi untuk sejarah Kabupaten Batang tempo dulu, perlu kajian lebih mendalam.

“Itu nanti perlu pembahasan dan kajian khusus ya, dari para pendahulu yang memahami betul, tentang sejarah Kabupaten Batang,” katanya usai memimpin Upacara Hari Jadi Ke-57 Kabupaten Batang, di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (8/4/2023).

Sejumlah pihak telah banyak melakukan diskusi mendalam baik secara tertutup maupun terbuka, demi membedah jejak sejarah Kabupaten Batang yang belum seluruhnya terkuak.

Ditemui secara terpisah, Pendiri Yayasan Nusahada, Caswiyono Rusydie Cakrawangsa menerangkan, diskusi semacam ini sudah wajar dilakukan oleh berbagai kalangan, namun masih secara parsial, belum disatukan dalam sebuah forum diskusi yang melibatkan unsur pegiat, Pemda setempat, LSM hingga para mahasiswa yang sedang melakukan penelitian.

“Saya sengaja menginisiasi diskusi ini, untuk dijadikan ruang edukasi dan literasi publik tentang sejarah Kabupaten Batang. Diskusi ini digelar bersamaan dengan peringatan Ke-57 tahun, yang dipercaya hari jadinya Kabupaten Batang,” jelasnya.

Hal itu perlu diluruskan, bahwa 8 April 1966, bukanlah Hari Jadi Kabupaten Batang, melainkan "Hari Kembalinya Kabupaten Batang dari Kebupaten Pekalongan". Berdasarkan penelitian dari berbagai elemen, ditemukan bahwa sesungguhnya Batang berdiri jauh sebelum itu, yaitu pada tahun 1614 Masehi atau 409 tahun yang lalu.

“Dalam masa yang sangat tua itu, pasti menyimpan peradaban kearifan lokal yang sangat penting bagi Kabupaten Batang. Tapi tidak tergali karena selama ini kita memperpendek usia, padahal sudah berusia ratusan tahun,” terangnya.

Apabila tidak dilakukan rekonstruksi, berarti seakan-akan Batang tidak memiliki peradaban yang sangat panjang itu. Sebagai tindak lanjut, bersama para pegiat akan melakukan penelitian lebih mendalam, dengan melibatkan para ahli kesejarahan dan menelusuri sumber-sumber primer baik dari dalam maupun luar negeri tentang sejarah Batang.

“Hasil penelitian ini akan dibukukan menjadi "Babad Batang". Mohon dukungan seluruh warga Batang, agar penelitian ini berhasil menguak sejarah Batang tempo dulu, semoga dalam kurun waktu satu tahun sudah selesai dan dapat segera dibukukan,” tegasnya.

Ia mengakui, berdirinya Kabupaten Batang pada 8 April 1966, telah menjadi regulasi yakni undang-undang, yang dibuat oleh manusia melalui legislatif. Bukan tidak mungkin untuk diubah, sejauh memiliki sumber dan temuan sejarah yang terpercaya.

“Sangat mungkin kita untuk mengubah undang-undang itu, karena menjadi ujung dari rekonstruksi sejarah tadi. Memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, tapi yang terpenting bukan itu, melainkan pemerintah bersama masyarakat sudah memahami bahwa sejarah berdirinya Batang itu bukan 57 tahun yang lalu, namun 409 tahun yang lalu untuk menjadi kekuatan utama tentang kesadaran sejarah, untuk dilakukan langkah konkret selanjutnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
Batang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dihentikan sementara selama 30 hari setelah ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengalami keracunan. Penghentian operasional tersebut disampaikan Kepala KPPG Semarang Hadiriajaya, setelah melakukan pengecekan langsung di SPPG Bela Batang Sejahtera bersama Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
25 Sep 2026 Jumadi 353
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMAMA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.
24 Sep 2026 Jumadi 497
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 2557
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan medis secara optimal. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2492026).
24 Sep 2026 Jumadi 361
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Batang - Jumlah korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mencapai 411 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 orang telah diperbolehkan kembali ke rumah setelah mendapatkan penanganan medis.
24 Sep 2026 Jumadi 1490
Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani
Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani
Batang - Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Omah Tani memadati Pendopo Kantor Bupati Batang. Senyum sumringah mewarnai tasyakuran hasil panen tahunan yang rutin digelar bersama jajaran pemerintah daerah tersebut.
24 Sep 2026 Jumadi 104