Sentra Terpadu Kartini Salurkan Rp170 Juta Bantuan Atensi di Batang

Kamis, 30 Maret 2023 Jumadi Dibaca 1.072 kali Acara Pimpinan Daerah
Sentra Terpadu Kartini Salurkan Rp170 Juta Bantuan Atensi di Batang
Batang - Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung, telah menyalurkan bantuan atensi kepada penerima manfaat untuk 213 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Aula Dinas Sosial Kabupaten Batang, Kamis (30/3/2023).

Batang - Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung, telah menyalurkan bantuan atensi kepada penerima manfaat untuk 213 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Aula Dinas Sosial Kabupaten Batang, Kamis (30/3/2023).

Kepala Sentra Terpadu Kartini Iyan Kusmadiana mengatakan, bahwa pada tahun 2022 sampai bulan Januari 2023 telah melakukan assesment terpadu yang mengumpulkan data yang diinputkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Batang.

“Bantuan Antensi akan dilakukan secara bertahap dan hari ini bantuan atensi triwulan pertama dari kami. Triwulan pertama bantuan atensi yang diserahkan di Kabupaten Batang total anggarannya sebesar Rp170.690.300,00,” terangnya.

Bantuan diberikan untuk Lanjut usia (Lansia) 106 orang, penyandang disabilitas 84 orang, dan kelompok rentan 9 orang, sehingga jumlah untuk bantuan dukungan kebutuhan hidup layak atau sembako berjumlah 199 orang.

Tidak hanya itu, lanjut dia, kami juga memberikan bantuan aksesbilitas untuk disabilitas yakni bantuan alat pendengaran ada 9 orang dan bantuan alat kaki palsu ada 5 orang.

Pada tahun kemarin kami sudah memberikan bantuan kursi roda yang cukup banyak dan sudah terpenuhi kebutuhannya.

“Namun jika ada kebutuhan lagi yang diperlukan lewat Dinas Sosial Kabupaten Batang kami akan siap membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa bantuan atensi dari Kementerian Sosial melewati Sentra Terpadu Kartini Temanggung kenikmatan untuk masyarakat Kabupaten Batang.

“Penyerahan bantuan atensi ini telah melalui proses assesment data yang diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Batang,” jelasnya.

Hal ini Pemerintah Kabupaten Batang tidak bekerja sendiri, karena dibantu oleh Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung.

“Meskipun belum semua kami usulkan bantuan, karena adanya kendala saat penginputan data penerima bantuan. Untuk itu, ke depan akan meminta bantuan Diskominfo Batang supaya menginputkan data penerima bantuan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga
Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementrian Agama dan unsur Media menggelar Rapat Koordinasi evaluasi tahunan terkait efektivitas kerja sama antar lembaga dan kemitraan strategis dalam sistem penanggulangan bencana di Ruang Ujungnegoro, Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2592026).
25 Sep 2026 Jumadi 16
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
Batang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dihentikan sementara selama 30 hari setelah ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengalami keracunan. Penghentian operasional tersebut disampaikan Kepala KPPG Semarang Hadiriajaya, setelah melakukan pengecekan langsung di SPPG Bela Batang Sejahtera bersama Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
25 Sep 2026 Jumadi 544
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Batang - Di balik dinding-dinding yang mulai tergerus usia, para petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang setiap hari berhadapan dengan lika-liku persoalan sosial warga. Mulai dari kasus kekerasan, konflik rumah tangga, hingga persoalan sensitif pernikahan dini.
25 Sep 2026 Jumadi 16
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Batang - Kasus dugaan keracunan massal usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang terus membengkak. Hingga Rabu (2392026) malam, tercatat sebanyak 498 warga harus mendapatkan penanganan medis setelah mengeluhkan gejala serupa dari olahan makanan pasokan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang.
25 Sep 2026 Jumadi 60
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan medis secara optimal. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2492026).
24 Sep 2026 Jumadi 371
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMAMA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.
24 Sep 2026 Jumadi 518