UPZ Bantu Alat Produksi Belasan UMKM Halal

Jumat, 06 Januari 2023 Jumadi Dibaca 739 kali Sosial
UPZ Bantu Alat Produksi Belasan UMKM Halal
Batang Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Batang melalui program UMKM Halal memberikan bantuan berupa alat produksi kepada 16 pelaku UMKM yang telah mendapat sertifikasi halal.

Batang Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Batang melalui program UMKM Halal memberikan bantuan berupa alat produksi kepada 16 pelaku UMKM yang telah mendapat sertifikasi halal.

Bantuan alat produksi diberikan secara simbolis kepada Sulistyowati, pelaku UMKM makanan tradisional. Pemberian bantuan alat produksi menyesuaikan jenis produk yang diolah. Diantaranya panci presto, peniris minyak bahkan etalase dan lainnya.

Kepala Kantor Kemenag Batang M. Aqsho mengatakan, dengan program sertifikasi halal yang diintensifkan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pelaku UMKM terutama yang produknya telah bersertifikat halal.

“Kalau yang diberikan sama Mbak Sulis ini berupa alat peniris minyak, sehingga produk olahannya lebih tahan lama,” katanya, usai menyerahkan bantuan alat kepada pelaku UMKM, di Dracik, Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Jumat (6/1/2023).

Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Garazawa) sekaligus Satgas Halal Siswoyo mengatakan, produk dari Mbak Sulistyowati berupa makanan tradisional basah. Namun, setelah dicek, produk olahan yang dihasilkan tidak hanya sejenis.

“Karena ada aturan baru, untuk semua varian produk olahan bisa dibuat sertifikasi halalnya. Semua produk UMKM hingga warung bisa mendapat sertifikat halal secara gratis, apalagi di tahun 2023, program dari Kemenag ditargetkan ada 1 juta pelaku UMKM,” jelasnya.

Hingga kini sebanyak 200 pelaku UMKM di Kabupaten Batang yang telah bersertifikat halal.

“Berdasarkan data Disperindag, total jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Batang ada 3 ribu. Jadi masih sangat kurang, tapi semoga di tahun ini bisa terselesaikan,” ungkapnya.

Penerima bantuan alat produksi, Sulistyowati mengatakan, berkat dukungan dari tim pendamping produk olahan makanan tradisional miliknya telah memperoleh sertifikat halal.

“Untuk mendapat sertifikat halal, cukup menyiapkan KTP, Kartu Keluarga, foto produk, Nomor Induk Berusaha (NIB) dan alhamdulillah semuanya gratis,” terangnya.

Ia mengharapkan, setelah mendapat bantuan alat peniris dapat meningkatkan kualitas produk olahannya.

“Semoga setelah mendapat sertifikat halal ini, pembeli jajanan buatan saya tambah banyak karena sekarang sudah dijamin kehalalannya,” harapnya.

Ia menambahkan, ke depan akan melakukan pengurusan sertifikat halal untuk produk kateringnya, sehingga konsumen makin percaya dengan kualitas produk. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 13
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 89
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 97
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 50
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 8
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 14