Langganan Banjir, SMPN 9 Berupaya Tinggikan Ruangan

Selasa, 03 Januari 2023 Jumadi Dibaca 789 kali Sosial
Langganan Banjir, SMPN 9 Berupaya Tinggikan Ruangan
Batang Pasca banjir yang melanda Kota Batang Sabtu 31 Desember 2022 lalu, mengharuskan seluruh warga SMP Negeri 9 membersihkan seluruh ruangan kelas hingga ruang guru, karena sempat terendam.

Batang Pasca banjir yang melanda Kota Batang Sabtu 31 Desember 2022 lalu, mengharuskan seluruh warga SMP Negeri 9 membersihkan seluruh ruangan kelas hingga ruang guru, karena sempat terendam.

 Terletak di wilayah rawan banjir, mengakibatkan hampir setiap kali diguyur hujan lebat, sekolah tersebut terendam air hingga 60 sentimeter. Pengalaman tersebut justru menjadikan para pendidik lebih siap menghadapi datangnya banjir.

Kepala SMPN 9 Batang Siswono mengatakan, semua berkas administrasi hingga ijazah dan rapor siswa sudah diamankan di tempat yang tinggi, sehingga terhindar dari terjangan banjir.

“Yang paling parah justru ruang kelas, tata usaha dan kepala sekolah yang terendam banjir karena belum ditinggikan. Jadi hampir semua ruangan harus ditinggikan,” katanya, usai mendampingi pihak Disdikbud meninjau ruang kelas yang terendam banjir, di SMPN 9 Kabupaten Batang, Senin (2/1/2023).

Ia mengakui, ada lima ruang kelas yang terhindar dari terjangan banjir karena kondisinya telah ditinggikan.

“Alhamdulillah sudah ditinggikan sampai 50 sentimeter, jadi tidak terendam banjir,” tuturnya.

Ia mengharapkan, proses peninggian dapat segera dilakukan, namun menanti adanya anggaran.

“Ada 12 ruangan yang harus ditinggikan. Dan diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar,” bebernya.

Untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di hari pertama masuk sekolah, siswa seluruhnya membersihkan ruang kelas.

“Besok pagi melanjutkan kebersihan sebentar, baru jam 9 pagi langsung KBM,” tegasnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Batang, Sumanto mengatakan, banjir kali ini merupakan yang terburuk karena hampir semua ruangan terendam.

“Bisa dilihat sendiri, KBM lumpuh total. Sementara kita butuh waktu beberapa hari untuk mengembalikan kondisi sekolah ini ke kondisi ideal, tapi tidak perlu khawatir dalam tiga hari ke depan KBM sudah normal lagi,” tegasnya.

Meski ada sebagian ruangan yang tidak terendam, namun sebagian besar ruangan lain justru tergenang.

“Langkah yang paling tepat ya ruangan-ruangan itu harus ditinggikan lantainya. Karena kalau direlokasi pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” jelasnya.

Infrastruktur lain seperti buku yang terendam banjir, sebagian besar adalah buku kurikulum 13 yang sudah tidak terpakai.

Ia mengapresiasi proses pembersihan ruangan cukup cepat berkat dibantu oleh tim BPBD, Damkar dan Pudam Sendang Kamulyan. Selain SMPN 9 Batang, lembaga pendidikan yang sempat terendam banjir yakni SMPN 2 Tulis.

“Di sana disebabkan tembok sekolah jebol. Tapi tidak terlalu terdampak karena air langsung surut, sehingga hari ini KBM dilakukan 100 persen,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026 Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026
Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan Juli 2026.
15 Jun 2026 Jumadi 20
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 86
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025 DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (1562026).
15 Jun 2026 Jumadi 14
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 82
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 93
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 85