Langganan Banjir, SMPN 9 Berupaya Tinggikan Ruangan

Selasa, 03 Januari 2023 Jumadi Dibaca 781 kali Sosial
Langganan Banjir, SMPN 9 Berupaya Tinggikan Ruangan
Batang Pasca banjir yang melanda Kota Batang Sabtu 31 Desember 2022 lalu, mengharuskan seluruh warga SMP Negeri 9 membersihkan seluruh ruangan kelas hingga ruang guru, karena sempat terendam.

Batang Pasca banjir yang melanda Kota Batang Sabtu 31 Desember 2022 lalu, mengharuskan seluruh warga SMP Negeri 9 membersihkan seluruh ruangan kelas hingga ruang guru, karena sempat terendam.

 Terletak di wilayah rawan banjir, mengakibatkan hampir setiap kali diguyur hujan lebat, sekolah tersebut terendam air hingga 60 sentimeter. Pengalaman tersebut justru menjadikan para pendidik lebih siap menghadapi datangnya banjir.

Kepala SMPN 9 Batang Siswono mengatakan, semua berkas administrasi hingga ijazah dan rapor siswa sudah diamankan di tempat yang tinggi, sehingga terhindar dari terjangan banjir.

“Yang paling parah justru ruang kelas, tata usaha dan kepala sekolah yang terendam banjir karena belum ditinggikan. Jadi hampir semua ruangan harus ditinggikan,” katanya, usai mendampingi pihak Disdikbud meninjau ruang kelas yang terendam banjir, di SMPN 9 Kabupaten Batang, Senin (2/1/2023).

Ia mengakui, ada lima ruang kelas yang terhindar dari terjangan banjir karena kondisinya telah ditinggikan.

“Alhamdulillah sudah ditinggikan sampai 50 sentimeter, jadi tidak terendam banjir,” tuturnya.

Ia mengharapkan, proses peninggian dapat segera dilakukan, namun menanti adanya anggaran.

“Ada 12 ruangan yang harus ditinggikan. Dan diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar,” bebernya.

Untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di hari pertama masuk sekolah, siswa seluruhnya membersihkan ruang kelas.

“Besok pagi melanjutkan kebersihan sebentar, baru jam 9 pagi langsung KBM,” tegasnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Batang, Sumanto mengatakan, banjir kali ini merupakan yang terburuk karena hampir semua ruangan terendam.

“Bisa dilihat sendiri, KBM lumpuh total. Sementara kita butuh waktu beberapa hari untuk mengembalikan kondisi sekolah ini ke kondisi ideal, tapi tidak perlu khawatir dalam tiga hari ke depan KBM sudah normal lagi,” tegasnya.

Meski ada sebagian ruangan yang tidak terendam, namun sebagian besar ruangan lain justru tergenang.

“Langkah yang paling tepat ya ruangan-ruangan itu harus ditinggikan lantainya. Karena kalau direlokasi pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” jelasnya.

Infrastruktur lain seperti buku yang terendam banjir, sebagian besar adalah buku kurikulum 13 yang sudah tidak terpakai.

Ia mengapresiasi proses pembersihan ruangan cukup cepat berkat dibantu oleh tim BPBD, Damkar dan Pudam Sendang Kamulyan. Selain SMPN 9 Batang, lembaga pendidikan yang sempat terendam banjir yakni SMPN 2 Tulis.

“Di sana disebabkan tembok sekolah jebol. Tapi tidak terlalu terdampak karena air langsung surut, sehingga hari ini KBM dilakukan 100 persen,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 13
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 89
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 97
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 50
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 8
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 14