Home / Berita / Pemerintahan / HASIL BUMI MELIMPAH, PETANI SIAP DUKUNG PENANGANAN STUNTING

Berita

Hasil Bumi Melimpah, Petani Siap Dukung Penanganan Stunting

Batang Sejumlah Organisasi Tani Lokal (OTL) menggelar Kirab Hasil Bumi, dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional. Hasil bumi seperti sayuran dan buah dikirab dengan rute Lapangan Dracik Kampus, Jalan Gajah Mada hingga berakhir di halaman Masjid Agung Darul Muttaqin Batang.

Batang Sejumlah Organisasi Tani Lokal (OTL) menggelar Kirab Hasil Bumi, dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional. Hasil bumi seperti sayuran dan buah dikirab dengan rute Lapangan Dracik Kampus, Jalan Gajah Mada hingga berakhir di halaman Masjid Agung Darul Muttaqin Batang.

Ketua Panitia Peringatan Hari Tani, Gotama Bramanti menyampaikan, Hari Tani diperingati setelah munculnya Undang-undang Pokok Agraria. Peringatan ini diharapkan membawa nasib para kaum tani agar lebih sejahtera di masa depan.

“Kirab ini terselenggara berkat dukungan penuh dari 8 OTL yakni Subah, Kuripan, Gondang, Simbangjati, Simbangdesa, Cepoko, Werdi Sari dan Brontok. Serta Omah Tani, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Kampung Hijrah dan Gerbang Tani,” katanya, saat ditemui di Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Senin (26/9/2022).

Ia menegaskan, momentum Hari Tani ini dapat dijadikan motivasi agar di masa depan tidak akan ada lagi anak yang kekurangan gizi atau Stunting.

“Kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat dengan kerja sama antara Pemda dan organisasi tani untuk pemenuhan gizi, seperti saat penanganan Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengharapkan, ke depan ada sinergi yang makin baik antara Pemkab Batang bersama kaum tani untuk menangani masalah Stunting, dengan pemenuhan gizi melalui hasil panen yang melimpah.

“Peringatan Hari Tani ini sebagai wujud rasa syukur kepada Allah, karena panen hasil bumi yang melimpah. Semoga hasil panen melimpah ini bisa juga untuk membantu penanganan Stunting di masing-masing desa,” jelasnya.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Caswiyono Rusydie Cakrawangsa menyampaikan, peringatan kali ini sangat istimewa karena semua kaum tani berkumpul di masjid dengan membawa hasil panennya.

“Ini diluar kebiasaan memang, tapi tujuan supaya para kaum tani di Kabupaten Batang didoakan langsung oleh ulama, agar sejahtera dan memanen hasil bumi yang melimpah, sehingga masyarakat seluruhnya makmur,” ungkapnya.

Takmir Masjid Agung Darul Muttaqin KH. M. Saefudin Zuhri mengapresiasi peringatan Hari Tani Nasional dipusatkan di Masjid Agung.

“Ini sesuai dengan sabda Rasulullah bahwa sebaik-baik tempat adalah masjid. Perjuangan beliau pun sangat dekat dengan masjid yakni Masjid Nabawi,”  tuturnya.

Maka rekan-rekan Omah Tani bersama Gerbang Tani SPN dan Kampung Hijrah sangat tepat memilih Masjid Agung sebagai tempat untuk berjuang bersama-sama.

“Kelihatan ini urusan dunia tapi kalau diniatkan dengan baik, lewat membagikan hasil panen tadi, insya Allah akan jadi amal akhirat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)