Sapi Sehat Sasaran Utama Vaksin PMK

Batang Dinas Kelautan Perikanan Dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Batang baru saja menerima kiriman 3 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian RI. Sasaran utama vaksin PMK yakni 23 ribu ternak sapi yang belum terpapar virus dan berada di zona hijau di antaranya Desa Kalipancur Kecamatan Blado, Desa Kalisari dan Pacet Kecamatan Reban.
Batang Dinas Kelautan
Perikanan Dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Batang baru saja menerima
kiriman 3 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari Kementerian
Pertanian RI. Sasaran utama vaksin PMK yakni 23 ribu ternak sapi yang belum
terpapar virus dan berada di zona hijau di antaranya Desa Kalipancur Kecamatan
Blado, Desa Kalisari dan Pacet Kecamatan Reban.
Kepala bidang
Peternakan dan Kesehatan Hewan Dislutkannak Batang Syam Manohara mengatakan,
target awal yang menjadi sasaran vaksinasi adalah ternak khusus sapi perah,
pembibitan yang ada di peternakan rakyat.
“Dan yang tidak kalah
pentingnya adalah ternak yang kondisi tubuhnya sehat dan berada di desa dengan
zona hijau. Artinya dalam desa tersebut tidak ada satu pun ternak yang terpapar
PMK,” katanya, saat dihubungi melalui WhattsApp, Sabtu (25/6/2022).
Ia menerangkan, untuk
takaran dosis yang diberikan sebanyak 2 mililiter tiap ekornya. Secara
keseluruhan ada 200 mililiter untuk 100 ekor sapi. Vaksinasi digelar 6 hari
dalam sepekan.
Ia menargetkan tiap
harinya 300 500 ekor sapi yang divaksinasi.
“Targetnya 3 ribu dosis
vaksin di tahap pertama akan selesai sebelum Iduladha. Nantinya vaksin yang
diberikan berupa dosis pertama, kedua dan Booster,” tegasnya.
Ia menambahkan, untuk
penambahan dan pemeriksaan ternak yang terindikasi PMK sebanyak 712 ekor.
“Penambahan harian
sebanyak 18 ekor. Tingkat kesembuhan sudah 272 ekor, khusus hari ini tidak ada
kesembuhan karena kehabisan antibiotik,” ungkapnya.
Salah satu peternak
sapi, Margiono dari Desa Pacet, Kecamatan Reban mengatakan, sebelum divaksinasi
ternak sapi diberikan ramuan tradisional berupa kunyit untuk mencegah PMK.
“Di desa kami belum ada
ternak yang terpapar PMK. Alhamdulillah ternak saya hari ini sudah divaksin,
sehingga bisa terbebas dari PMK,” harapnya.
Ia memastikan, PMK
tidak mempengaruhi penjualan ternak karena pembeli langsung datang ke kandang
tanpa melewati perantara.
“Vaksinasi pada ternak
akan meningkatkan kepercayaan pembeli karena sapi benar-benar terbebas dari
PMK,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)