Bupati Batang Bagikan Ratusan Paket Sembako Terdampak Covid-19
Batang - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 membagikan 550 paket sembako kepada warga terdampak di Dukuh Petodanan, Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang, Selasa (21/4/2020).
Batang - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan
Covid-19 membagikan 550 paket sembako kepada warga terdampak di Dukuh
Petodanan, Kelurahan Proyonanggan
Tengah, Kabupaten Batang, Selasa (21/4/2020).
Pembagian dilakukan secara dor to dor ke rumah-rumah
warga. Tampak membagikan Bupati Batang Wihaji, Dandim 0736 Batang Letkol Kav
Henry RJ Napitulu dan Kapolres Batang AKBP Abdul Waras.
Bupati Batang Wihaji mengatakan, pembagian paket
sembako merupakan salah satu skenario Jaring Pengaman Sosial (JPS) Tim Gugus
Tugas, untuk meringankan beban hidup warga terdampak Covid-19.
"Pandemi Covid-19 merupakan bencana Nasional
bahkan Dunia, maka kita harus bersabar karena hampir semua aspek perekonomian
terkena dampaknya," jelasnya.
Ia berharap, agar masyarakat untuk tetap mengikuti
arahan dari Pemerintah untuk tetap dirumah, jaga kesehatan, gunakan masker dan
jaga jarak saat berinteraksi dengan siapapun.
"Ini demi kebersamaan, agar tidak terifeksi
virus Corona, karena perkembangan kasus
virus tersebut di Batang mengalami peningkatan," terangnya.
Sementara, Kapolres Batang AKBP Abdul Waras
menyampaikan, pembagian paket sembako yang dilakukan dari unsur Forkopimda
melalui Tim Gugus Tugas sudah dilakukan tiga kali secara serentak.
"Pembagian paket sembako secara dor to dor
dilakukan secara serentak sesuai dengan intruksi Kapolri," tuturnya.
Bantuan sembako, diharapkan bisa membawa manfaat
meringankan beban warga terdampak virus Corona.
"Hari ini kita terdiri dari 8 tim, yang
tersebar dengan jumlah sebanyak 550 paket sembako, sasarannya warga kurang
mampu, warga terdampak secara langsung seperti, kena Pemutusan Hubungan Kerja
(PHK)," tandasnya.
Dijelaskan pula bahwa tingkat kriminalitas sedikit
mengalami peningkatan, maka bersama-sama untuk saling mengingatkan kesabaran.
Karena semua perekonomian terkena dampaknya.
"PR jajaran TNI dan Polri untuk tetap menjaga
keamanan dan ketertiban masyarakat yang tentunya harus didukung semua komponen
masyarakat," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi).