Arus Balik Melejit, Volume Kendaraan di Tol BatangSemarang Naik 186 Persen
Batang - Volume lalu lintas di Gerbang Tol Kalikangkung pada ruas Tol BatangSemarang mengalami peningkatan signifikan selama periode arus balik Lebaran 2026. Lonjakan ini didominasi oleh kendaraan pribadi yang bergerak meninggalkan wilayah Semarang menuju arah barat.
Batang - Volume lalu lintas di Gerbang Tol Kalikangkung pada ruas Tol BatangSemarang mengalami peningkatan signifikan selama periode arus balik Lebaran 2026. Lonjakan ini didominasi oleh kendaraan pribadi yang bergerak meninggalkan wilayah Semarang menuju arah barat.
Direktur
Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Nasrullah menyampaikan, bahwa pada
periode H-10 hingga H+4 Lebaran, yakni 11 hingga 25 Maret 2026, jumlah
kendaraan yang melintas tercatat sebanyak 217.055 unit. Angka tersebut
meningkat 186,61 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 75.733
kendaraan.
“Untuk
kendaraan menuju Semarang pada periode yang sama tercatat sebanyak 109.523 unit
atau meningkat 44,23 persen dibandingkan kondisi normal,” katanya saat ditemui
di Ruas Tol Batang-Semarang, Sabtu (28/3/2026).
Menurut
Nasrullah, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat,
khususnya yang melintasi Gerbang Tol Kalikangkung sebagai salah satu simpul
utama jaringan Jalan Tol Trans Jawa.
“Dalam
rangka mengantisipasi kepadatan arus balik, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT)
turut mendukung penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one
way) secara bertahap di sejumlah ruas tol,” jelasnya.
Ia
juga menyebutkan, rekayasa lalu lintas one way lokal sebelumnya diberlakukan
mulai dari KM 132 ruas Tol CikopoPalimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek
Utama pada pukul 08.47 WIB. Selanjutnya, skema tersebut diperluas dari KM 263
ruas Tol PejaganPemalang hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama pada pukul
10.23 WIB.
Sementara
itu, Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol,
Ria Marlinda Paallo mengatakan, bahwa pihaknya telah mengoptimalkan seluruh
sumber daya operasional guna mendukung kelancaran pelaksanaan rekayasa lalu
lintas tersebut.
“Optimalisasi
dilakukan untuk memastikan arus kendaraan selama periode arus balik dapat tetap
berjalan lancar dan terkendali,” ujar dia.
Melalui
berbagai langkah tersebut, diharapkan distribusi arus lalu lintas selama masa
arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan
kenyamanan dan keselamatan bagi para pengguna jalan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)