Home / Berita / Pelayanan Publik / HARI PERTAMA ARUS MUDIK, 30 RIBU KENDARAAN MELINTAS DI TOL BATANGSEMARANG

Berita

Hari Pertama Arus Mudik, 30 Ribu Kendaraan Melintas di Tol BatangSemarang

Batang - Sekitar 30.000 kendaraan tercatat melintas di ruas Tol BatangSemarang dan SemarangSolo pada hari pertama arus mudik Lebaran 2026. Peningkatan volume kendaraan tersebut terpantau sejak Jumat (13/3/2026) hingga Sabtu (14/3/2026) siang.

Batang - Sekitar 30.000 kendaraan tercatat melintas di ruas Tol BatangSemarang dan SemarangSolo pada hari pertama arus mudik Lebaran 2026. Peningkatan volume kendaraan tersebut terpantau sejak Jumat (13/3/2026) hingga Sabtu (14/3/2026) siang.

Data tersebut dihimpun dari rekapitulasi volume lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung berdasarkan sistem pemantauan lalu lintas yang dilaporkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Perhubungan Batang Eko Widiyant, menyampaikan, bahwa pada Jumat (13/3/2026) kendaraan yang masuk melalui GT Kalikangkung dari arah Jakarta tercatat sebanyak 16.361 unit.

“Kendaraan yang keluar melalui gerbang tol tersebut menuju arah Semarang dan Solo pada hari yang sama mencapai 23.486 kendaraan. Pada Sabtu (14/3/2026) hingga pukul 12.00 WIB, arus kendaraan juga masih terpantau cukup tinggi,” katanya saat ditemui di Kantornya, Sabtu (14/3/2026).

Dijelaskannya, sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB pada Sabtu, tercatat sebanyak 5.207 kendaraan masuk melalui GT Kalikangkung dari arah Jakarta. Sedangkan kendaraan yang keluar menuju arah Semarang dan Solo pada periode waktu yang sama mencapai 10.688 kendaraan.

“Jika dijumlahkan dari sebagian data arus lalu lintas tersebut, total kendaraan yang melintas sejak awal arus mudik hingga Sabtu siang diperkirakan telah mencapai sekitar 30 ribu kendaraan,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan volume kendaraan tersebut menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menuju wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah menyampaikan, bahwa peningkatan arus kendaraan diperkirakan masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Data lalu lintas juga menunjukkan adanya peningkatan kendaraan pada jam-jam tertentu. Pada Jumat sore, misalnya, jumlah kendaraan yang keluar menuju arah Semarang dan Solo sempat mencapai lebih dari 1.500 kendaraan per jam, terutama pada rentang waktu pukul 16.00 hingga 17.00 WIB,” terangnya.

Sedangkan pada Sabtu pagi hingga menjelang siang, arus kendaraan keluar dari GT Kalikangkung juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, tercatat sebanyak 2.183 kendaraan keluar menuju arah Semarang dan Solo dalam waktu satu jam.

“Kami bersama pemerintah daerah dan pengelola jalan tol terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan kendaraan di sejumlah titik strategis, termasuk di kawasan gerbang tol utama,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan selama masa mudik Lebaran.

“Selain pemantauan lalu lintas, berbagai langkah antisipasi juga telah disiapkan, antara lain pengaturan arus kendaraan, penyediaan fasilitas rest area, serta penerapan kebijakan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang,” ungkapnya.

Pemerintah juga telah memberlakukan pembatasan kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih selama periode mudik Lebaran guna mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur tol maupun jalur utama nasional, khususnya di wilayah Pantai Utara Jawa.

Ia juga mengimbau, kepada para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat.

“Dengan meningkatnya volume kendaraan pada awal masa mudik ini, masyarakat diharapkan tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan selama periode arus mudik Lebaran 2026,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)