Optimalkan Keselamatan Jalur Pantura, Dishub Batang Perketat Operasional Truk Sumbu Tiga
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di jalur nasional Pantura.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di jalur nasional Pantura.
Dishub Batang bersama
Satlantas Polres Batang berencana melakukan operasi pembatasan operasional
kendaraan sumbu tiga atau lebih di Perempatan Exit Tol Kandeman Kabupaten
Batang, Kamis (19/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurai
kepadatan serta meminimalisasi potensi kecelakaan.
Kepala Seksi Pengawasan
dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Batang Sakti Nurhuda mengatakan, kendaraan
sumbu tiga atau lebih diharapkan memanfaatkan jalan tol pada pukul 05.00 hingga
21.00 WIB.
“Secara rambu sudah
terpasang, namun masih banyak pengemudi yang memilih jalur nasional karena
pertimbangan biaya tol. Ke depan, kami akan terus memperkuat sosialisasi agar
penggunaan tol bisa lebih optimal,” jelasnya.
Selain pembatasan waktu
operasional, Dishub juga berencana menertibkan pemanfaatan ruang milik jalan di
sepanjang ruas Kecamatan Kandeman hingga depan Dolok. Penataan tersebut
mencakup pembersihan bahu jalan dari aktivitas warung, bengkel tambal ban,
maupun tukang las yang menggunakan area jalan nasional milik PU/BPJN.
Menurutnya, keberadaan
aktivitas tersebut berpotensi mengganggu fungsi utama jalan dan membahayakan
pengguna jalan lainnya.
Sakti Nurhuda menyebutkan,
Dishub juga melakukan sosialisasi dan imbauan kepada pengemudi truk yang kerap
memarkirkan kendaraan di bahu jalan, khususnya di area U-turn seperti di
wilayah Tulis, Jatisari, dan Kalibabal.
“Untuk saat ini masih
tahap sosialisasi dan peneguran. Penindakan berupa penilangan merupakan
kewenangan kepolisian. Kami terus bersinergi dengan Satlantas Polres Batang
dalam pelaksanaannya,” tandasnya.
Pemkab Batang
menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas
melalui kolaborasi lintas sektor, sekaligus memastikan jalur Pantura tetap
berfungsi optimal sebagai urat nadi transportasi nasional. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)