Misi Mencetak Sejarah: Basket Batang Bidik Kawinkan Emas di Porprov Jateng 2026
Batang - Ketua Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Batang Ridho B. Kurniawan menargetkan dua medali emas dari cabang bola basket 3x3 putra dan putri pada Porprov Jawa Tengah 2026. Ambisi ini bukan sekadar gertakan, melainkan misi mencetak sejarah baru bagi Bumi Alas Roban.
Batang - Ketua Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Batang Ridho B. Kurniawan menargetkan dua medali emas dari cabang bola basket 3x3 putra dan putri pada Porprov Jawa Tengah 2026. Ambisi ini bukan sekadar gertakan, melainkan misi mencetak sejarah baru bagi Bumi Alas Roban.
Untuk pertama kalinya,
tim basket Batang berhasil menembus kualifikasi Porprov. Keberhasilan ini
menjadi sinyal kuat bahwa bibit-bibit unggul mulai bermunculan di tengah
keterbatasan fasilitas dan popularitas olahraga basket yang masih membayangi
daerah tersebut.
“Putra-putri 3x3 lolos
semua, jadi target kami dua emas di Porprov Jawa Tengah 2026,” katanya saat menutup
kegiatan penataran pelatih lisensi C di SMKN 1 Batang, Kabupaten Batang, Kamis (19/2/2026).
Meski mengakui basket
Batang masih kalah pamor dibanding kota-kota besar lainnya di Jawa Tengah,
Ridho menegaskan bahwa semangat pembinaan adalah kunci. Keyakinan inilah yang
membuat jajaran pengurus Perbasi berani memasang standar tinggi.
Demi mewujudkan mimpi
tersebut, strategi matang telah disiapkan. Ridho mengungkapkan pihaknya tengah
memfokuskan delapan atlet pilihan pada penguatan fisik, mental, serta strategi
bertanding. Dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batang pun
dinilai menjadi elemen krusial dalam perjalanan ini.
“Salah satu langkah
konkret yang diusulkan adalah program Training Camp (TC) intensif selama 50
hari menjelang hari-H. Kami ajukan TC 50 hari terakhir karena atlet kami
sebagian mahasiswa luar kota, jadi persiapan harus maksimal,” jelasnya.
Selain TC, agenda try
out ke luar daerah juga diharapkan mampu mengasah jam terbang para atlet
sebelum benar-benar terjun ke medan laga.
Bagi Ridho, medali emas
hanyalah gerbang pembuka. Target besar ini adalah bahan bakar untuk membangun
ekosistem basket yang berkelanjutan di Batang. Setelah Idulfitri 2026, Perbasi
berencana menggulirkan liga regional yang nantinya diproyeksikan naik ke
tingkat karesidenan.
“Selama ini, talenta
muda Batang banyak terbantu oleh turnamen pelajar seperti Nusantara Basketball
dan kompetisi kampus. Inilah yang ingin terus dijaga, agar prestasi tak
berhenti di satu angkatan saja,” pungkasnya.
Lebih jauh, ia
memimpikan basket bisa menjelma menjadi industri olahraga yang menghidupkan
ekonomi lokal. Dari sponsor hingga geliat UMKM di sekitar venue, basket
diharapkan bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (MC Batang,
Jateng/Edo/Jumadi)