PMB Gandeng LPK Penuhi Ketersediaan Tenaga Kerja Batang
Batang - Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) menunjukkan perhatiannya terhadap ketersediaan tenaga kerja lokal, untuk memenuhi kebutuhan dua kawasan industri. Diawali dengan, pengurus PMB yang menggelar diskusi menghadirkan perwakilan pengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), untuk menyamakan visi dan misi antara penyedia calon pekerja dengan perusahaan, di Rotiqu Baking Center Batang, Kabupaten Batang, Kamis (12/2/2026).
Batang - Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) menunjukkan perhatiannya terhadap ketersediaan tenaga kerja lokal, untuk memenuhi kebutuhan dua kawasan industri. Diawali dengan, pengurus PMB yang menggelar diskusi menghadirkan perwakilan pengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), untuk menyamakan visi dan misi antara penyedia calon pekerja dengan perusahaan, di Rotiqu Baking Center Batang, Kabupaten Batang, Kamis (12/2/2026).
Ketua
DPD PMB Batang Sukirman menggelar diskusi ringan bersama perwakilan pengelola
LPK dengan menghadirkan Dinas Ketenagakerjaan Batang sebagai instansi yang
mengawal ketersediaan pekerja. Diskusi kali ini tidak semata-mata mengarah pada
teknis kompetensi, namun lebih pada pembentukan karakter dan integritas budaya
kerja positif.
“Pola
kerja yang mengedepankan integritas dalam perusahaan nantinya, akan
menghasilkan para pekerja yang tidak hanya sekadar bekerja untuk memenuhi
kebutuhan ekonomi. Tetapi berupaya juga menguntungkan diri sendiri maupun
perusahaan yang menaunginya, sehingga kemanfaatannya terasa hingga masa
mendatang,” jelasnya
Sebagai
tindak lanjut, PMB akan mempertemukan perwakilan perusahaan dengan pengelola
LPK, agar dapat terpenuhi keinginan dan harapan kedua belah pihak.
Ketua
Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan Batang, Zakia mengharapkan ada
kurikulum khusus dari perusahaan pencari tenaga kerja, agar LPK dapat memenuhi
kriteria yang diharapkan.
“Tujuannya
agar materi yang kami berikan kepada calon pekerja, sejalan dengan dunia
industri,” tegasnya.
Hal
tersebut menjadi perhatian penting, agar pelatihan yang selama ini diberikan
tidak menguap begitu saja. Dampaknya selama ini, kami tidak bisa bersaing
dengan LPK lokal maupun lulusan dari luar daerah.
“Hingga
kini ada 15 LPK ternama yang tersebar di
Kabupaten Batang dan siap bersinergi dengan Pemda maupun perusahaan-perusahaan
di bawah naungan KEK Industropolis Batang dan Batang Industrial Park,”
terangnya.
Menyikapi
peran PMB yang mendukung dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja, Sekretaris
Dinas Ketenagakerjaan Batang Yustinus Gandi sangat mengapresiasi karena menaruh
perhatian terhadap kesempatan kerja warga lokal.
“Kami sebagai pemangku kebijakan terkait terus berupaya membenahi regulasi agar perusahaan terpenuhi dalam menemukan kriteria pekerja yang diharapkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)