Home / Berita / Lingkungan / ANTISIPASI CUACA EKSTREM, PULUHAN POHON RIMBUN DI JALUR PANTURA BATANG DIPANGKAS

Berita

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Rimbun di Jalur Pantura Batang Dipangkas

Batang Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang, Pemerintah Kecamatan Batang mulai melakukan aksi pemangkasan dan penebangan pohon di sepanjang jalur Pantura. Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem.

Batang Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang, Pemerintah Kecamatan Batang mulai melakukan aksi pemangkasan dan penebangan pohon di sepanjang jalur Pantura. Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem.

Camat Batang Luksono Pramudito menjelaskan, bahwa fokus utama kegiatan ini adalah pohon-pohon yang kondisinya sudah terlalu rimbun dan dahan-dahannya menjuntai hingga ke badan jalan.

“Kami di tingkat kecamatan telah merapatkan hal ini pada hari Senin lalu, dan eksekusi langsung dimulai sejak Selasa. Saat ini sudah memasuki hari kedua,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan pemangkasan ini terkonsentrasi di Jalan Slamet Riyadi, yang merupakan urat nadi jalur Pantura di wilayah Batang Kota. Dalam dua hari pertama, tercatat baru sekitar lima pohon besar yang berhasil ditangani karena terkendala ketersediaan alat berat.

“Tadi pengerjaan agak siang karena kami harus menunggu koordinasi alat berat berupa crane dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. Hingga hari kedua ini, baru sekitar lima pohon yang dipangkas,” jelasnya.

Luksono menegaskan bahwa tidak semua pohon akan ditebang habis. Ada beberapa kriteria pohon yang menjadi prioritas petugas di lapangan, antara lain:

 * Pohon Rimbun: Pohon dengan dahan yang melintang ke jalan dan berpotensi roboh jika terkena angin kencang.

 * Penerangan Jalan: Pohon yang menutupi lampu penerangan jalan sehingga membahayakan pengguna jalan di malam hari.

 * Penjarangan: Menebang pohon yang jarak tanamnya terlalu rapat sehingga pertumbuhan tidak optimal dan membahayakan infrastruktur sekitar.

“Meski belum merinci total jumlah pohon yang akan disasar secara keseluruhan, pihak Kecamatan memastikan kegiatan ini akan terus berlanjut hingga seluruh jalur Pantura Batang Kota dinilai aman bagi pengendara maupun warga sekitar,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)