Home / Berita / Acara Pimpinan Daerah / WABUP BATANG: MUSLIMAT NU ADALAH KUNCI PEMBENTUK KARAKTER GENERASI MUDA

Berita

Wabup Batang: Muslimat NU Adalah Kunci Pembentuk Karakter Generasi Muda

Batang Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan bahwa Muslimat NU memiliki posisi penting sebagai organisasi perempuan yang dekat dengan keluarga dan masyarakat. Peran tersebut dinilai sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini.

Batang Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan bahwa Muslimat NU memiliki posisi penting sebagai organisasi perempuan yang dekat dengan keluarga dan masyarakat. Peran tersebut dinilai sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini.

Hal tersebut ditegaskannya saat menghadiri pelantikan Pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Blado di Gedung MWCNU Cokro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Minggu (8/2/2026).

Suyono meminta kaum perempuan untuk berperan aktif, terutama dalam bidang pendidikan dan penguatan ketahanan sosial.

Dalam arahannya, Suyono menekankan bahwa kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dicetak sejak bangku sekolah. Muslimat NU sebagai organisasi ibu-ibu dinilai menjadi garda terdepan dalam mengawal pendidikan anak.

“Muslimat harus bisa memberikan cahaya pengetahuan dan ilmu, agar putra-putri Batang memiliki jalan terang untuk meraih kesuksesan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa bakat alami yang dimiliki generasi muda tidak akan maksimal tanpa dukungan ilmu pengetahuan yang mumpuni. Keduanya merupakan fondasi utama kekuatan sebuah negara.

“Aset terbesar adalah bakat pemuda-pemudi. Kalau bakat hebat, negara akan hebat. Kalau ilmunya baik, negeri ini akan kuat. Karena bakat dan ilmu itu saling menguatkan,” tegasnya.

Selain fokus pada pendidikan, Wabup juga menyoroti tantangan sosial yang kian kompleks. Ia berharap Muslimat NU mampu menjadi penengah dan perawat nilai-nilai toleransi serta gotong royong di tengah masyarakat yang dinamis.

“Muslimat NU diharapkan bisa hadir di tengah masyarakat, menjaga kenyamanan lingkungan, dan memperkuat nilai kebersamaan,” imbuhnya.

Suyono juga mendorong adanya sinergi yang kuat antara organisasi dan pemerintah daerah. Muslimat diharapkan tidak hanya bergerak di ranah keagamaan, tetapi juga cerdas dalam menangkap dan mensosialisasikan program pemerintah kepada warga.

“Muslimat harus cerdas, tangguh, dan ikut andil dalam menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat, tentu dengan pendekatan yang santun dan membangun,” terangnya.

Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri oleh jajaran pengurus NU, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah. Momentum ini diharapkan menjadi titik balik bagi Muslimat NU Blado untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Usai agenda di Blado, Wakil Bupati melanjutkan kegiatannya ke Kecamatan Tulis untuk menghadiri Haflah Akhirussanah di Pondok Pesantren Roudhotul Ulum, Desa Jrakahpayung.

Kehadiran ini mempertegas komitmen Pemkab Batang dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan di seluruh pelosok daerah. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)