Lebar Sungai Menyusut, Gendingan Masuk Prioritas Normalisasi DPUPR Batang
Batang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang menyiapkan rencana penanganan Sungai Gendingan sebagai upaya mengurangi potensi banjir di wilayah perkotaan Batang. Namun, pelaksanaan program tersebut masih menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Batang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang menyiapkan rencana penanganan Sungai Gendingan sebagai upaya mengurangi potensi banjir di wilayah perkotaan Batang. Namun, pelaksanaan program tersebut masih menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Kepala DPUPR Batang
Endro Suryono mengatakan, Sungai Gendingan menjadi kewenangan pemerintah
kabupaten dan telah masuk dalam rencana program normalisasi tahun ini.
“Gendingan itu
kewenangan kami. Sebenarnya tahun ini ada program untuk normalisasi yang
eks-Sambong. Alirannya dari Gendingan itu hilirnya ketemu di eks-Sambong,”
katanya saat ditemui di Kantor DPUPR Batang, Kabupaten Batang, Selasa
(3/2/2026).
Dijelaskannya, kondisi
lebar sungai saat ini menyempit dibandingkan data sebelumnya. Penyempitan
tersebut dinilai memengaruhi kapasitas tampung aliran air saat curah hujan
tinggi.
“Dulu informasinya
lebar sungai sekitar 3,5 sampai 4 meter. Sekarang posisinya tinggal sekitar 2,5
meter. Itu menjadi perhatian kami. Selain normalisasi, terdapat pula rencana
penanganan jangka panjang berdasarkan studi kelayakan (feasibility study/FS)
yang disusun Bappeda Kabupaten Batang,” jelasnya.
Dalam kajian tersebut,
aliran Sungai Gendingan direncanakan memiliki jalur tembus menuju kawasan
Pattimura hingga Salisambong. Dari FS teman-teman Bappeda, Gendingan itu
direncanakan ada jalur yang ditembuskan ke Pattimura sampai Salisambong. Tapi
itu membutuhkan anggaran kurang lebih Rp9 miliar.
“Untuk tahun anggaran
2026, DPUPR baru menyiapkan dana sekitar Rp1 miliar. Besaran pekerjaan yang
bisa dilaksanakan masih akan disesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia.
Tahun ini ada Rp1 miliar, tapi kami masih menunggu nanti bentuk kegiatannya
seperti apa,” pungkasnya.
Pemerintah daerah
berharap, penanganan Sungai Gendingan secara bertahap dapat mengurangi risiko
genangan dan banjir, terutama di wilayah permukiman yang selama ini terdampak
luapan air saat musim hujan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)