Pimpinan Cabang GP Ansor Batang resmi dilantik, Usung Semangat Ansor Batang Berdaya
Batang - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Batang resmi melantik jajaran pimpinan cabang sekaligus memaparkan arah program kerja ke depan. Pelantikan digelar di Pendapa Kabupaten Batang, Jumat (30/1/2026).
Batang - Jajaran pimpinan cabang GP Ansor Batang resmi dilantik dan sekaligus memaparkan arah program kerja ke depan. Pelantikan digelar di Pendapa Kabupaten Batang, Jumat (30/1/2026).
Ketua
GP Ansor Batang Moch. Tolkhah Danial menegaskan, bahwa pelantikan tersebut
bukanlah akhir dari proses organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab baru
dalam menjalankan roda pergerakan.
“Pelantikan
ini bukan akhir dari proses pergerakan kita, melainkan awal dari sebuah proses
dan tanggung jawab yang baru. Dalam momentum tersebut, GP Ansor Batang
mengusung tema Merawat Kebersamaan, Meneguhkan Kemandirian,” jelasnya
Tema
ini, lahir dari kesadaran bahwa Ansor Batang ke depan harus bergerak lebih
terintegrasi melalui penguatan organisasi, pengembangan kader, dan peningkatan
kebermanfaatan kader di tengah masyarakat.
Dijelaskannya,
terdapat tiga arah utama yang akan menjadi prinsip gerakan Ansor Batang ke
depan. Ketiganya dirangkum dalam satu semangat yang disebut Ansor Batang
Berdaya.
“Pertama,
penguatan kemandirian dan daya hidup kader. Kedua, penguatan kepemimpinan
kader. Ketiga, penguatan skill dan kapasitas yang relevan. Tiga hal ini kita
satukan dalam satu napas pergerakan, yaitu Ansor Batang Berdaya,” tegasnya.
Selain
penguatan internal, GP Ansor Batang juga menempatkan pembangunan jaringan
silaturahim sebagai bagian dari visi organisasi. Sementara dari sisi program
unggulan, fokus utama diarahkan pada kemandirian ekonomi kader.
Moch
Tolkhah menyebut, salah satu program yang tengah dijalankan adalah kerja sama
dengan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) melalui pengelolaan kandang ayam pedaging
di wilayah Clapar. Program tersebut melibatkan kader Ansor sebagai bagian dari
upaya pemberdayaan ekonomi.
“Selain
itu, GP Ansor Batang juga bersinergi dengan PWNU melalui program KONUKU, yakni
pengolahan susu sapi menjadi susu bubuk yang nantinya akan didistribusikan dan
dikelola oleh kader di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga ranting. Untuk
sementara ada dua program utama itu sebagai bentuk riil pemberdayaan kader,” terangnya.
Menjawab
pertanyaan terkait pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI),
Tolkhah menyebut pihaknya telah memiliki departemen informasi dan komunikasi
(Infokom) yang dinilai siap mengikuti perkembangan teknologi digital.
“Teman-teman
Infokom sudah cukup mampu memanfaatkan teknologi, termasuk AI, untuk mendukung
kegiatan organisasi,” ujar dia.
Melalui
kepengurusan baru dan arah program yang telah disiapkan, GP Ansor Batang
berharap dapat melahirkan kader-kader yang mandiri, adaptif, serta mampu
memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)