Tinjau Banjir di Gendingan, Bupati Batang Soroti Ada Penyempitan Sungai
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyoroti penyempitan alur sungai sebagai salah satu penyebab utama banjir saat meninjau wilayah terdampak di Gendingan. Dalam dialog dengan warga setempat, Bupati Faiz mendapati bahwa kondisi sungai saat ini jauh lebih sempit dibandingkan beberapa tahun lalu.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyoroti penyempitan alur sungai sebagai salah satu penyebab utama banjir saat meninjau wilayah terdampak di Gendingan. Dalam dialog dengan warga setempat, Bupati Faiz mendapati bahwa kondisi sungai saat ini jauh lebih sempit dibandingkan beberapa tahun lalu.
Hal
tersebut dinilai membuat air sungai lebih mudah meluap ketika hujan deras
mengguyur kawasan tersebut.
“Sekarang
kita sudah tahu, salah satu faktornya sungainya semakin mengecil. Jadi mau
tidak mau harus kita lebarkan lagi. Kalau tidak begitu, di sini akan banjir
terus,” katanya, saa ditemui di Gendingan, Kelurahan Proyonanggan Tengah,
Kabupaten Batang, Kamis (29/1/2026).
Seorang
warga, Benik membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut, dahulu lebar sungai
masih cukup luas, namun kini menyempit sehingga air cepat meluap saat curah
hujan tinggi.
“Dulu
lumayan lebar, Pak. Sekarang sudah sempit. Hujan deras sedikit saja langsung
meluap,” tuturnya.
Menurut
Faiz, pemerintah daerah akan melakukan pengecekan menyeluruh di sepanjang alur
sungai untuk memastikan ada tidaknya bangunan yang mempersempit badan sungai. Jika
ditemukan pelanggaran, pemerintah akan melakukan penertiban agar fungsi sungai
kembali normal.
“Nanti
akan kita cek, apakah ada bangunan yang menggunakan badan sungai. Kalau memang
ada, harus kita kembalikan lagi seperti semula, dinormalkan kembali,” tegasnya.
Ia
menambahkan, upaya pelebaran sungai perlu dilakukan bersamaan dengan penataan
lingkungan secara menyeluruh. Pasalnya, peninggian jalan tanpa diimbangi
kapasitas sungai yang memadai justru berpotensi memperparah genangan air.
Warga
juga menyoroti persoalan sampah yang kerap menyumbat aliran air. Menanggapi hal
itu, Faiz mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai sekaligus
mendukung penertiban bangunan di bantaran.
“Ini
harus kita tertibkan bersama-sama. Sungainya dilebarkan, lingkungannya juga
dijaga,” ujar dia.
Langkah
normalisasi sungai tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang
untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini rutin terjadi di kawasan
Proyonanggan dan sekitarnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)