Ratusan Pramuka Ikuti Pesta Siaga Pupuk Karakter dan Kreativitas
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono membuka kegiatan Pesta Siaga Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Batang di GOR Indoor Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan Pramuka Siaga tingkat sekolah dasar dari berbagai kwartir ranting se-Kabupaten Batang.
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono membuka kegiatan Pesta Siaga Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Batang di GOR Indoor Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan Pramuka Siaga tingkat sekolah dasar dari berbagai kwartir ranting se-Kabupaten Batang.
Ketua
Kwarcab Pramuka Kabupaten Batang Retno Dwi Irianto mengatakan, tema Pesta Siaga
tahun ini menekankan semangat dan pembentukan karakter generasi muda.
“Temanya
sesuai yang sudah ditentukan, yaitu giat, semangat, dan membangun karakter
untuk masa depan generasi muda. Setiap kwartir ranting mengirimkan dua barung
yang masing-masing beranggotakan delapan peserta. Dengan komposisi tersebut,
jumlah peserta mencapai sekitar 300 anak, didampingi pembina pendamping putra
dan putri,” jelasnya.
Dalam
Pesta Siaga ini, para peserta mengikuti lima jenis kegiatan utama, yakni
penguatan iman dan takwa, pengembangan kecerdasan, kolaborasi dalam
berorganisasi, membangun kebersamaan dan kekeluargaan, serta mendorong inovasi
sesuai minat dan potensi masing-masing anak.
“Nanti
kami ambil tiga barung terbaik putra dan putri untuk maju ke tingkat Jawa
Tengah. Tahap awalnya di tingkat Pembantu Gubernur yang rencananya digelar di
Brebes pada 7 Februari 2026,” tegasnya.
Sementara
itu, Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, kegiatan Pesta Siaga menjadi sarana
penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Peserta kegiatan ini
merupakan Pramuka Siaga atau siswa sekolah dasar di bawah kelas VI.
“Harapannya
anak-anak ini tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, cerdas, dan tangguh. Ke
depan mereka harus jadi generasi yang berilmu, kreatif, dan inovatif untuk
membangun Indonesia,” harapnya.
Ia
juga menyoroti pentingnya peran guru dalam mendampingi anak-anak di tengah
pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Menurut dia, guru tidak hanya
bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan pendampingan
agar anak tidak terpengaruh hal negatif.
“Guru
harus memberi perlindungan dan pengingat supaya anak-anak tidak kebablasan atau
hanya meniru apa yang mereka lihat di media sosial. Anak-anak ini masih suka
meniru dan belum bisa memproteksi diri sendiri, jadi harus diberi konteks yang
tepat,” pungkasnya.
Melalui
Pesta Siaga ini, Pemerintah Kabupaten Batang berharap gerakan Pramuka terus
menjadi wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan bagi
generasi muda sejak usia dini. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)