DPUPR Batang Percepat Perbaikan Jalan Berlubang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mempercepat perbaikan dan pemeliharaan jalan nasional di wilayahnya.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mempercepat perbaikan dan pemeliharaan jalan nasional di wilayahnya.
Kepala
DPUPR Batang Endro Suryono mengatakan, penanganan kerusakan jalan difokuskan
pada ruas-ruas yang padat dilalui masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan.
“Target
Pemerintah Pusat, seluruh lubang di jalan nasional bisa tertutup pada 25
Januari 2026. Setelah itu, kondisi jalan diharapkan sudah lebih aman bagi
pengendara,” katanya, saat ditemui di Kantor DPUPR Batang, Kabupaten Batang, Selasa
(20/1/2026).
Selain
penutupan lubang, DPUPR juga akan mengerjakan proyek jalan beton (rigid
pavement) sepanjang sekitar 700 meter, mulai dari kawasan Kodim hingga Jalan RE
Martadinata.
Endro
menjelaskan, total anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jalan nasional di
Batang mencapai sekitar Rp202 miliar, dengan panjang penanganan sekitar 14
kilometer. Proyek ini direncanakan berlangsung mulai tahun 2026 hingga Maret
2027.
“Kami
berharap, sebelum Lebaran, jalan sudah dalam kondisi operasional yang layak dan
aman dilalui. Tidak hanya perbaikan badan jalan, DPUPR Batang juga melakukan
pembenahan sistem drainase dan irigasi untuk mengurangi genangan air,” jelasnya.
Di
kawasan kota, saluran sudah menggunakan sistem u-ditch dan box culvert. Setelah
peninggian jalan, aliran air diharapkan dapat langsung mengalir ke Sungai
Gendingan.
Sementara
itu, untuk wilayah Tulis yang memiliki kontur jalan cekung, DPUPR saat ini
melakukan penambalan (patching) sekaligus berkoordinasi untuk pembangunan
drainase yang lebih baik.
“Di
daerah Tulis, kami fokus sementara pada penambalan, namun untuk drainase terus
kami komunikasikan karena kondisi jalannya memang cekung dan rawan tergenang,” pungkasnya.
DPUPR
Batang menegaskan, percepatan perbaikan ini dilakukan agar aktivitas masyarakat
tidak terganggu dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga, terutama
menjelang arus mudik Lebaran 2026. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)