Tiga Hari Beroperasi, Dapur Umum Distribusikan 3.500 Menu
Batang - Tiga hari beroperasi, Dapur Umum Dinas Sosial Batang telah mendistribusikan menu bagi 3.500 warga terdampak banjir pada sembilan titik di Kecamatan Batang. Seluruh logistik ditampung dan dimasak langsung oleh relawan yang didistribusikan tiap pukul 12.00 untuk menu makan siang dan 17.00 untuk makan malam warga terdampak.
Batang - Tiga hari beroperasi, Dapur Umum Dinas Sosial Batang telah mendistribusikan menu bagi 3.500 warga terdampak banjir pada sembilan titik di Kecamatan Batang. Seluruh logistik ditampung dan dimasak langsung oleh relawan yang didistribusikan tiap pukul 12.00 untuk menu makan siang dan 17.00 untuk makan malam warga terdampak.
Kepala
Dinas Sosial Batang Willopo memastikan relawan secara intensif melakukan
penggantian varian olahan menu untuk menghindari kejenuhan. Selama tiga hari
berturut-turut, para relawan bersinergi dengan anggota Polres Batang dalam
mengolah menu, mulai dari proses memasak hingga mendistribusikan langsung
kepada penerima.
“Pasokan
logistik sampai hari ini lancar, dari kami sendiri dibantu PMI dan rencananya
akan datang bantuan logistik dari Bank Jateng untuk mencukupi kebutuhan
pengungsi. Menu yang disajikan berganti-ganti, seperti nasi telur dadar tumis
kacang panjang, di hari kedua divariasi bihun dan hari ini ayam goreng,” katanya,
saat memantau Dapur Umum di halaman Dinsos Batang, Kabupaten Batang, Senin
(19/1/2026).
Untuk
hari pertama tim Dinsos bersama Polres Batang mendistribusikan 2 ribu paket
menu, yang disalurkan untuk menu santap siang dan petang. Namun dikarenakan
intensitas hujan yang cukup tinggi di hari kedua, maka jumlah menu meningkat
menjadi 3.500 paket menu.
“Hari
ini jumlah menu yang disalurkan masih sama, karena intensitas hujan mulai
menurun. Wilayah yang jadi sasaran meliputi Karangasem Utara, Klidang Lor dan
Wetan, Kalipucang Wetan, Kasepuhan, Watesalit dan sekitarnya,” jelasnya.
Pihaknya
bersama para relawan sampai saat ini masih rutin menyiapkan menu untuk
disalurkan kepada terdampak banjir.
“Kami
menyesuaikan arahan dari BPBD, selama masih diperlukan para relawan dibantu
Polres Batang masih menggelar dapur umum di sini,” tegasnya.
Sementara
itu, Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menerangkan, setalah dua
hingga tiga hari diguyur hujan lebat, intensitasnya saat ini mulai menurun,
terutama di sembilan titik terdampak banjir. Berdasarkan laporan dari perangkat
desa setempat, sebagian warga juga sudah kembali ke kediamannya, dengan
demikian jumlah pengungsi mulai berkurang.
“Meski
sudah mulai surut, tapi masih ada 4 dukuh yang sedikit ada genangan dan sudah
tidak masuk rumah di antaranya Sulur, Pabean, Karangsari dan Seturi,” terangnya.
Berdasarkan
informasi dari BMKG intensitas hujan mulai berkurang walaupun memang masih
dapat terjadi dengan intensitas ringan.
“Yang
pasti pesan dari Kepala BMKG, masyarakat Batang harus tetap waspada sampai
akhir Januari, dengan intensitas sedang,” ujar dia. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)