Harlah Ke-103 NU, Ribuan Kader Bawang Kuatkan Barisan
Batang - Dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama Ke-103, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang kumpulkan 1.000 Kader Penggerak untuk kuatkan barisan organisasi, di Lapangan Desa Candirejo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Minggu (4/1/2026).
Batang - Dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama Ke-103, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang kumpulkan 1.000 Kader Penggerak untuk kuatkan barisan organisasi, di Lapangan Desa Candirejo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Minggu (4/1/2026).
Apel
kader penggerak dipimpin langsung oleh salah satu instruktur nasional kader
penggerak NU, KH. Hudallah Ridwan. Dalam amanatnya ia menyampaikan harlah Ke-103
bukanlah hanya sekadar angka yang besar. Namun merupakan saksi bisu perjuangan
dan perjalanan NU yang tidak mudah.
“103
ini bukan tanpa nama, 103 ini adalah bakti dan saksi bahwa NU tak pernah sunyi
dalam perjalanannya” jelasnya.
Ia
juga menerangkan, walaupun sudah mendapat fitnah dari berbagai sisi, NU akan
tetap eksis bahkan semakin berkobar,
“Walaupun
kita (NU) dihantam fitnah dari berbagai sisi tapi kita terus eksis! Bahkan
semakin besar,” tegasnya.
Wakil
katib syuriah Pengurus Wilayah NU tersebut kembali menambahkan bahwa kehadiran
jam'iyah harus terus memberi manfaat dan terus dicintai bangsa, Kehadiran NU
harus kita jaga supaya dapar memberikan maslahat pada umat, dan semakin
dicintai oleh bangsa Indonesia ini.
Selain
itu, ia memperingatkan kepada 1.000 alumni Pendidikan Dasar Pelatihan Kader
Penggerak NU (PD-PKPNU) PCNU Batang untuk terus berjaga, supaya generasi
penerus NU tidak dimasuki oleh kelompok dan ideologi yang radikal.
“Jangan
biarkan kelompok radikal, ideologi ekstrim manapun yang boleh masuk dan merusak
NU dan generasinya,” terangnya.
Senada
dengan Ketua Tanfidziyah PCNU Batang Kiai Ahmad Munir Malik mengatakan, NU
adalah organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia dan dunia. Kebesaran
NU terletak di jumlah warganya khususnya ditingkat ranting.
“NU
ini organisasi terbesar di Indonesia bahkan di dunia, kebesaran NU salah
satunya terletak di jumlah warganya yang mereka ada di ranting,” ujar dia.
Kegiatan
apel yang diletakkan di wilayah Pengurus Ranting NU Candirejo ini supaya
mengingatkan kepada pengurus untuk melayani dan memperjuangkan umat yang berada
di ranting. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)