Bupati Batang, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Solidaritas ASN
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar apel pagi di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar apel pagi di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sebanyak
13 ASN menerima kenaikan pangkat, dengan rincian dua pejabat fungsional naik ke
golongan IV/C, dua pejabat fungsional lainnya naik ke golongan IV/A dan IV/B,
serta empat pejabat fungsional naik ke golongan III/D ke bawah.
Faiz
menegaskan, kenaikan pangkat harus sejalan dengan peningkatan kinerja dan
dedikasi, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Batang.
“Kenaikan
pangkat ini kami harapkan diiringi dengan peningkatan kinerja, peningkatan
semangat, serta peningkatan khidmat dan dedikasi, terutama dalam pelayanan
kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam
apel tersebut, Faiz juga menyoroti tantangan yang akan dihadapi Pemerintah
Kabupaten Batang pada tahun 2026, terutama terkait kondisi fiskal daerah. Ia
menyebut adanya pemotongan transfer keuangan daerah dalam jumlah yang cukup
besar menuntut seluruh jajaran pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian.
“Tidak
hanya efisiensi, tetapi dari tingkat bupati, pimpinan OPD, hingga staf,
semuanya harus menggunakan pola adaptif yang baru dalam pelaksanaan tugas,”
katanya.
Faiz
mengingatkan seluruh ASN bahwa organisasi pemerintah daerah merupakan rumah
bersama yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kekompakan
dan solidaritas menjadi kunci utama menghadapi berbagai tantangan.
“Rumah
pemerintah daerah Kabupaten Batang adalah rumah kita bersama. Tempat kita
tumbuh, berkembang, dan membesarkan putra-putri kita. Oleh sebab itu, jaga
betul rumah ini dengan baik,” tuturnya.
Ia
menegaskan, tantangan dapat datang dari berbagai arah, baik dari luar maupun
dari dalam organisasi. Namun, apabila seluruh elemen di dalamnya solid dan
menjunjung semangat kekeluargaan, maka tantangan tersebut dapat dihadapi
bersama.
“Kalau
semua kompak dan solid, mau angin sekencang apa pun, badai sebesar apa pun,
tidak akan mampu merobohkan rumah yang dibangun dengan cinta dan kasih sayang,”
pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)