Home / Berita / Pemuda dan Olahraga / UJI KELIHAIAN JURUS, PESILAT RAMAIKAN KEJUARAAN SILAT OPEN

Berita

Uji Kelihaian Jurus, Pesilat Ramaikan Kejuaraan Silat Open

Batang - Untuk pertama kalinya, Perguruan Silat Merpati Putih Batang menggelar Kejuaraan Pencak Silat Open memperebutkan Piala Disparpora, yang diikuti puluhan pesilat dari Kabupaten Batang serta Kabupaten dan Kota Pekalongan. Even perdana itu sengaja digelar untuk menakar kemampuan dalam menunjukkan kelihaian memainkan jurus, untuk menemukan bibit pesilat muda.

Batang - Untuk pertama kalinya, Perguruan Silat Merpati Putih Batang menggelar Kejuaraan Pencak Silat Open memperebutkan Piala Disparpora, yang diikuti puluhan pesilat dari Kabupaten Batang serta Kabupaten dan Kota Pekalongan. Even perdana itu sengaja digelar untuk menakar kemampuan dalam menunjukkan kelihaian memainkan jurus, untuk menemukan bibit pesilat muda.

Ketua Perguruan Merpati Putih Batang, sekaligus panitia Cahyono menerangkan, kejuaraan ini diikuti 89 peserta dari perguruan pencak silat seperti Merpati Putih, Setia Hati Terate, Tapak Suci hingga Asli Wong Batang (Aswotang) turut berpartisipasi. Meski baru pertama kali digelar, kejuaraan ini sangat positif dan menjanjikan setelah melihat antusiasme peserta dari banyak perguruan silat yang berpartisipasi.

“Bisa jadi tahun depan akan kami gelar kembali, semoga bisa merambah kabupaten/kota lain untuk bisa berpartisipasi. Peserta sangat antusias, mereka bertanding dengan menjunjung sportivitas tinggi,” katanya, saat ditemui di GOR Indoor Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Minggu (4/1/2026).

Usai menyerahkan trofi, Kepala Disparpora Batang Ulul Azmi mengapresiasi semangat para pesilat muda yang menunjukkan kelihaiannya mempertunjukkan jurus-jurus yang dipelajarinya selama ini.

Senada, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Batang Danang Aji Saputra mengapresiasi karena mampu menggelar even kejuaraan yang diharapkan bisa menjadi media pembinaan bagi pesilat muda.

“Tidak berhenti sampai di sini, tapi ada pembiaran dan kesinambungan dengan tetap menjunjung sportivitas baik peserta maupun juri, sehingga menelurkan pesilat-pesilat yang sportif,” tegasnya.

Dalam kejuaraan tersebut dewan juri telah menetapkan tiga juara utama yang dinilai layak, yakni juara 1 Penguruan Merpati Putih Kota Pekalongan dengan perolehan medali emas 12 dan perak 6, juara 2 Perguruan Aswotang emas 7, perak 7 dan perunggu 2. Serta juara 3 Perguruan Merpati Putih Sragi dengan perolehan medali emas 5, perak 7 dan perunggu 4.

Ketua Perguruan Merpati Putih Kota Pekalongan Putut Ari Muji Isworo mendukung penuh anak didiknya yang mampu menunjukkan hasil latihan intensifnya, yang akan ditindaklanjuti dengan pemusatan latihan.

“Karena mayoritas pesilat pelajar, target kami agar mereka menjuarai di Popda daerah masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan pesilat Merpati Putih Kota Pekalongan, Muhammad Kevin yang telah menekuni bela diri silat sejak sekolah dasar ini mengaku termotivasi menjadi atlet setelah melihat para pesilat Indonesia berhasil di kancah nasional.

“Ikut silat sejak kelas 2 SD dan pingin ngikuti jejak mereka yang juara di tingkat nasional, makanya semangat berlatih,” ujar dia.

Dalam waktu dekat ia bersama anggota lainnya sedang bersiap untuk bertanding di ajang Popda, agar cita-cita menjadi pesilat tangguh tingkat nasional terwujud. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)