Libur Tahun Baru, Disparpora Catat 120.252 Pengujung yang Berwisata di Batang
Batang - Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Batang selama libur Tahun Baru 2026 terpantau tidak terlalu ramai. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh jarak waktu yang berdekatan antara libur akhir tahun dan rencana libur Lebaran 2026, sehingga sebagian wisatawan memilih menunda agenda liburannya.
Batang - Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Batang selama libur Tahun Baru 2026 terpantau tidak terlalu ramai. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh jarak waktu yang berdekatan antara libur akhir tahun dan rencana libur Lebaran 2026, sehingga sebagian wisatawan memilih menunda agenda liburannya.
Kepala
Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Batang Ulul Azmi
mengatakan, bahwa secara data terjadi kenaikan jumlah pengunjung dibandingkan
tahun sebelumnya, namun peningkatannya tidak signifikan.
“Kalau
kita lihat datanya, Desember 2024 tercatat sebanyak 117.757 pengunjung,
sedangkan Desember 2025 ada 120.252 pengunjung. Ada kenaikan, tapi memang tidak
terlalu ramai seperti yang kita harapkan,” katanya saat ditemui di Kantor
Disparpora Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1/1/2026).
Menurutnya,
salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut adalah pertimbangan
ekonomi dan waktu libur masyarakat. Banyak wisatawan memilih menyimpan anggaran
dan waktu liburan untuk momen Lebaran yang jaraknya tidak terlalu jauh dari
akhir tahun.
“Meski
demikian, Disparpora Batang tetap merekomendasikan sejumlah destinasi wisata
unggulan yang dapat dikunjungi wisatawan, antara lain Pantai Sigandu, Pantai
Ujungnegoro, Safari Beach Jateng, kawasan wisata alam Sikembang, serta
Perkebunan Teh Pagilaran,” jelasnya.
Ulul
Azmi juga mengingatkan, wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama
berwisata, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Wisatawan
harus selalu waspada. Jika cuaca tiba-tiba berubah ekstrem, segera mencari
tempat aman. Di wilayah pantai perlu mewaspadai gelombang pasang, sementara di
daerah pegunungan potensi tanah longsor juga harus diperhatikan,” tegasnya.
Selain
itu, ia juga mengimbau pengunjung untuk memastikan kondisi kendaraan dalam
keadaan prima sebelum berangkat, mengingat beberapa lokasi wisata di Kabupaten
Batang memiliki medan jalan dengan tanjakan yang cukup tinggi.
“Kami
berharap, wisatawan tetap bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman.
Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (MC
Batang, Jateng/Roza/Jumadi)