Polisi Batang 'Cek 3A', Langkah Awal Penyelamatan Korban
Batang - Sebanyak 117 anggota Polres Batang mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), yang diselenggarakan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), di Mapolres Batang, Kabupaten Batang, Senin (20/10/2025).
Batang - Sebanyak 117 anggota Polres Batang mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), yang diselenggarakan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), di Mapolres Batang, Kabupaten Batang, Senin (20/10/2025).
Tujuannya
untuk membekali anggota kepolisian agar mampu memberikan pertolongan pertama
pada korban yang membutuhkan BHD sebelum tim medis tiba. Pelatihan ini menjadi
penting mengingat polisi seringkali menjadi pihak pertama yang berada di lokasi
kejadian.
Kepala
Seksi Dokkes Polres Batang Cipto Waluyo, langsung medampingi pelatihan
kompetensi anggotanya di bidang kegawatdaruratan.
“Mereka
dilatih langkah-langkah sistematis pertolongan korban. Langkah utama yang
ditekankan adalah prinsip 3A: Amankan diri, amankan korban, dan amankan
lingkungan sekitar,” jelasnya.
Setelah
mengamankan, penolong harus segera menilai kesadaran korban, salah satunya
dengan menepuk-nepuk. Jika korban tidak merespons, langkah selanjutnya adalah
meminta bantuan sekitar untuk memanggil tenaga medis.
“Inti
dari pelatihan ini adalah praktik BHD dengan urutan ABC (Airway, Breathing,
Circulation). Setelah dicek kesadaran, pernapasan, dan denyut nadi, jika korban
tidak ada respons, segera lakukan BHD,” terangnya.
Proses
pijat jantung dilakukan dalam tiga siklus. Jika setelah tiga siklus belum ada
reaksi, penolong harus kembali memberikan napas buatan. Dilakukan terus dengan
mengulang siklus tersebut hingga korban spontan bernapas kembali, nadi pulih,
atau petugas medis mengambil alih penanganan.
“Selain
teknik pertolongan, anggota juga dibekali pengetahuan untuk memastikan
ciri-ciri kematian yang pasti pada korban, seperti munculnya bau busuk, kaku
mayat, dan lebam mayat. Pelatihan ini penting untuk memastikan setiap anggota
memiliki kemampuan dasar penyelamatan nyawa manusia di lapangan,” tandasnya. (MC
Batang, Jateng/Heri/Jumadi)