Wacana Gedung Kesenian Mengemuka, DKD Beri Syarat Khusus

Batang - Lama tak terdengar, akhirnya wacana pembangunan Gedung Kesenian kembali mengemuka, setelah jajaran Dewan Kesenian mengutarakan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Batang. Beberapa lokasi sempat digadang-gadang bakal dibangun dengan kriteria kultur budaya yang mengakar kuat.
Batang -
Lama tak terdengar, akhirnya wacana pembangunan Gedung Kesenian kembali
mengemuka, setelah jajaran Dewan Kesenian mengutarakan harapannya kepada
Pemerintah Kabupaten Batang. Beberapa lokasi sempat digadang-gadang bakal
dibangun dengan kriteria kultur budaya yang mengakar kuat.
Wacana
tersebut sempat diutarakan oleh beberapa tokoh dan budayawan Batang sejak
beberapa tahun lalu. Sejumlah persyaratan pun dipaparkan, agar ketika
terealisasi sesuai dengan harapan masyarakat.
Ketua
Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang Ahmad Suroso mengatakan, gedung kesenian itu
nantinya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni budaya. Semua kalangan
penikmat seni boleh menggelar pementasan dan diskusi yang disatukan dengan
museum.
“Lahan
yang akan dibangun harus berkultur budaya yang baik pada kesenian. Misalnya,
Kalisalak, Kasepuhan atau Sambong,” katanya, saat ditemui di Sanggar Pakerti, Desa
Kalipucang Kulon, Kabupaten Batang, Sabtu (29/6/2024).
Ia
menekankan, nantinya Gedung Kesenian Batang, tidak hanya digunakan sebagai
media berekspresi anggota DKD saja. Namun seluruh pelaku seni yang membutuhkan
media untuk mengekspresikan karyanya di hadapan publik secara tertata.
“Lahan
kosong milik Pemda masih luas, cuma nanti kita harus berkoordinasi dengan DPUPR
yang membidangi. Teman-teman seniman pinginnya sih setelah Pilkada, segera ada
gebrakan pembangunan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)