Penjualan Ayam dan Itik Membaik Jelang Lebaran

Batang - Pedagang ayam dan itik mulai bernapas lega karena lebaran tahun ini penjualan mulai membaik, menjelang lebaran tahun ini, dibandingkan saat tiga tahun dilanda Covid-19.
Batang - Pedagang ayam
dan itik mulai bernapas lega karena lebaran tahun ini penjualan mulai membaik,
menjelang lebaran tahun ini, dibandingkan saat tiga tahun dilanda Covid-19.
Salah satu sentra
penjualan ayam dan itik hidup, di area pasar Batang makin ramai dengan
aktivitas jual beli. Mulai pagi hingga siang hari banyak konsumen yang menawar
harga seekor ayam atau itik, untuk dijual kembali ke konsumen.
Salah satu pedagang
ayam, Sodikin mengatakan, penjualan ayam di masa jelang lebaran tahun ini masih
jauh lebih baik daripada tahun lalu, yang lumayan sepi.
“Tahun ini kan
pemerintah sudah mengizinkan mudik besar-besaran, otomatis nanti yang masak
opor ayam banyak karena keluarga yang pulang kampung berbondong-bondong, pasti
ayamnya banyak yang beli,” katanya, saat menjajakan ayam kepada pembeli, di
area Pasar Batang, Kabupaten Batang, Selasa (18/4/2023).
Untuk ayam jantan
dengan berat 3 kilogram dijual seharga Rp150 ribu, ukuran sedang Rp130 ribu dan
ukuran kecil Rp70 ribu per ekornya.
“Puncak penjualan
biasanya H-2 dan H-1, dengan perkiraan omset mencapai Rp300 ribu sampai Rp400
ribu per hari ketika kondisi penjualan sedang ramai,” harapnya.
Hal senada juga
disampaikan Rohim pedagang itik. Ia menyampaikan, penjualan tahun ini masih
lebih ramai dibandingkan tahun lalu yang cenderung sepi.
“Paling laku itik
jantan seharga Rp250 ribu, tapi ada pula yang beli itik betina seharga Rp100
ribu per ekornya. Omsetnya kalau pas ramai ya bisa sampai Rp200 ribu per harinya,”
ujar dia.
Para pedagang ayam dan
itik mengharapkan penjualan tahun ini lebih baik dengan keuntungan yang
berlipat, melihat kondisi pemudik yang pulang lebih awal sehingga memberi
kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menu lebaran, seperti opor ayam dan
pelengkapnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)