Limbah Batubara PLTU Batang Kategori Non-B3, Undip Siap Sulap Jadi Rumah Ikan

Senin, 12 September 2022 Jumadi Dibaca 3.608 kali Teknologi
Limbah Batubara PLTU Batang Kategori Non-B3, Undip Siap Sulap Jadi Rumah Ikan
Batang - Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Lilik Harnadi menyatakan saat ini limbah batubara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sudah dikategorikan sebagai limbah Non-B3.

Batang - Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Lilik Harnadi menyatakan saat ini limbah batubara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sudah dikategorikan sebagai limbah Non-B3.

Penelitian dan implementasi itu, akan ditunjukkan oleh Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang yang bermitra dengan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI).

“Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) limbah hasil pembakaran batubara PLTU 2x1.000MW bisa bermanfaat untuk rumah ikan, sebagai terumbu karang buatan,” katanya saat Sosialisasi Implementasi Aplikasi Teknologi Restorasi Ekosistem Pesisir Berbahan Beton dari Limbah Batubara untuk pengembangan Blue Economy di Aula DPMPTSP Batang, Kabupaten Batang, Selasa (12/9/2022).

Pemanfaatan limbah FABA ini, tidak hanya untuk pembuatan rumah ikan atau terumbu karang buatan saja, tapi bisa juga untuk penanggulangan abrasi, paving block, batako, jalan cor, dan lainnya.

Program Kedaulatan Indonesia dalam Reka Cipta (Kadaireka) di danai Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dan didukung oleh UNDIP yang bermitra dengan PT BPI.

“Program Matching Fund 2022 ini akan memfokuskan pada pemanfaatan limbah FABA untuk rumah ikan dan terumbu karang buatan, dengan melibatkan pemerintah, akademisi, BPI, dan nelayan,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, Akhmad Handy Hakim juga menegaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah 22/2022 menerangkan FABA sebagai limbah Non-B3 dapat dimanfaatkan oleh sendiri atau pihak lain sebagai substitusi bahan baku substrat atau sesuai dengan pengembangan IPTEK.

Program penelitian dan sekaligus implementasi aplikasi teknologi restorasi ekosistem pesisir berbahan beton dari limbah batubara (FABA) sangat penting untuk disampaikan kepada publik.

“Ini merupakan salah satu program yang luar biasa buat Kabupaten Batang, jika ini benar-benar berhasil, maka akan menunjukkan kepada publik bahwa FABA yang dihasilkan dari PLTU Batang, bisa dikembalikan lagi untuk kepentingan masyarakat yang bermanfaat. Baik itu untuk nelayan dengan program rumah ikan, penanggulangan abrasi, dan usaha pembuatan paving, batako dan jalan cor,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Program Matching Fund 2022, kemitraan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, UNDIP dan BPI, Munasik menjelaskan, program ini melibatkan 75 mahasiswa magang dan KKN dari UNDIP yang akan disebar di empat desa, yakni Desa Klidang Lor, Desa Depok, Desa Ujungnegoro dan Desa Kedungsegog selama 45 hari.

Mereka akan melakukan diskusi dan menerima masukan dari para nelayan terkait program ini, termasuk penempatan rumah ikan yang terbuat dari limbah FABA PLTU Batang.

“Kami berterima kasih kepada BPI yang sudah mendukung program Matching Fund 2022 ini, sehingga kami bisa mengimplementasikan aplikasi teknologi restorasi ekosistem pesisir berbahan beton dengan memanfaatkan limbah batubara untuk pengembangan blue economy di Kabupaten Batang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini akan difokuskan di empat wilayah desa, yakni Desa Ujungnegoro, Desa Depok, Desa Kedungsegog dan Desa Klidang Lor.

Hal ini juga untuk mengoptimalkan program yang akan dicapai melalui beberapa tahapan kegiatan seperti, sosialiasi program pada level kabupaten, desa, Focus Discussion (FGD) di empat desa program, dan monitoring evaluasi.

“Kami melibatkan mahasiswa magang UNDIP melalui pembuatan Artificial Patch Reef (APR) dan Artificial Fish Apartement (AFA) oleh 25 mahasiswa magang. Kemudian melibatkan 50 mahasiswa KKN untuk pemetaan masalah untuk pengelolaan sumber daya laut dan pesisir di perairan Kabupaten Batang melalui program CSR BPI,” terangnya.

Munasik juga menambahkan, bahwa pada saat penenggelaman rumah ikan juga akan dilakukan setelah mendapatkan masukan atau saran dari para nelayan.

“Kami tidak serta merta menenggelamkan rumah ikan, tanpa koordinasi dengan para nelayan, karena ini untuk kepentingan para nelayan dalam pencarian ikan. Mereka juga harus tahu manfaat rumah ikan, cara merawat dan menjaga, serta lokasi penempatan rumah ikan yang sesuai dengan alokasi ruang RZWP3K Provinsi Jawa Tengah,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu tokoh nelayan Batang, Karbukti menyampaikan, program pemanfaatan limbah FABA batubara dari PLTU Batang untuk pembuatan rumah ikan atau terumbu karang ini benar-benar bermanfaat bagi para nelayan.

Setiap titik penenggelaman rumah ikan, harus diberi tanda sehingga para nelayan mengetahui keberadaan rumah ikan tersebut.

“Kami mendukung program pemerintah ini, apalagi dengan membuatkan rumah ikan atau terumbu karang. Saya meminta kepada adik-adik mahasiswa yang bertugas di empat desa ini agar benar-benar mempertimbangkan usulan atau masukan dari para nelayan, agar sama-sama diuntungkan,” ungkapnya.

Tanda titik rumah ikan tetap harus dipasang yang kokoh, agar tidak dicuri atau dipotong oleh orang yang tidak bertanggungjawab. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional
Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional
Batang Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf ) Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat mengantisipasi kecelakaan laut di kawasan Pantura Barat. Sebanyak 30 pengelola wisata pantai dari Kabupaten Batang, Kendal, dan Pekalongan digembleng dalam Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata Bahari selama tiga hari, 23-25 Juni 2026, di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang, Kamis (2562026).
25 Jun 2026 Jumadi 6
Wabup Batang Dorong Pembangunan Dinding Boulder Standar Nasional untuk Tingkatkan Prestasi Atlet Panjat Tebing Wabup Batang Dorong Pembangunan Dinding Boulder Standar Nasional untuk Tingkatkan Prestasi Atlet Panjat Tebing
Wabup Batang Dorong Pembangunan Dinding Boulder Standar Nasional untuk Tingkatkan Prestasi Atlet Panjat Tebing
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang membuka peluang pembangunan fasilitas dinding panjat kategori boulder berstandar nasional guna mendukung pembinaan atlet panjat tebing dan peningkatan prestasi olahraga daerah. Usulan tersebut mengemuka saat pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sirkuit Panjat Tebing Jawa Tengah di Hutan Kota Rajawali (HKR) Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2562026).
25 Jun 2026 Jumadi 10
Kabupaten Batang Jadi Tuan Rumah Kejurprov Panjat Tebing Jateng 2026 Kabupaten Batang Jadi Tuan Rumah Kejurprov Panjat Tebing Jateng 2026
Kabupaten Batang Jadi Tuan Rumah Kejurprov Panjat Tebing Jateng 2026
Batang - Kabupaten Batang kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Batang menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jawa Tengah 2026 di Hutan Kota Rajawali (HKR) Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2562026). Kejuaraan ini berlangsung mulai 25 hingga 28 Juni 2026.
25 Jun 2026 Jumadi 12
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
Batang - Sosialisasi pembentukan ekosistem halal adalah upaya pemerintah daerah dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan rantai pasok halal terintegrasi. Hal ini mencakup sertifikasi UMKM, wisata ramah muslim, hingga kantinrumah potong hewan halal guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
24 Jun 2026 Jumadi 79
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar, meski sempat terdampak pemadaman listrik, Selasa 23 Juni 2026, selama satu jam. Hal ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, untuk memastikan keamanan data calon siswa, saat terjadi pemadaman listrik, sawaktu-waktu.
24 Jun 2026 Jumadi 161
1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran 1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
24 Jun 2026 Jumadi 105