Tes IVA, Cara Praktis Kenali Gejala Kanker Serviks

Rabu, 10 Agustus 2022 Jumadi Dibaca 2.973 kali Kesehatan
Tes IVA, Cara Praktis Kenali Gejala Kanker Serviks
Batang Kanker payudara dan kanker serviks hingga kini masih menjadi momok menakutkan bagi kaum perempuan, karena merupakan pembunuh utama yang tidak disadari atau silent killer.

Batang Kanker payudara dan kanker serviks hingga kini masih menjadi momok menakutkan bagi kaum perempuan, karena merupakan pembunuh utama yang tidak disadari atau silent killer.

Sebagai langkah antisipasi, agar terbebas dari kedua kanker tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kemenag bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Batang, menggelar pemeriksaan langsung kepada para anggotanya.

Untuk mengenali gejala kanker payudara cukup melakukan Pemeriksaan Payudara Klinis (Sadanis) dan untuk mengenali gejala kanker serviks atau leher rahim, cukup melakukan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kemenag Batang Erni Suryaningsih menyampaikan, kedua kanker tersebut penyebab utama kematian kaum perempuan.

“Maka pemeriksaan ini adalah langkah tepat untuk mendeteksi lebih dini apabila ada kaum ibu yang mungkin terindikasi kedua kanker tersebut. Mudah-mudahan setelah pemeriksaan ini kaum perempuan akan memiliki kesadaran, bahwa menjaga kesehatan dua organ itu sangat penting,” katanya, saat ditemui di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Batang, Rabu (10/8/2022).

Deteksi dini sangat penting karena banyak kaum perempuan yang masih menyepelekannya.

“Contohnya ada tetangga yang tidak pernah memeriksakan diri, setelah menderita sakit, ternyata kanker serviks stadium 4, sehingga tidak tertolong lagi,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Batang, dr. Ida Susilaksami mengatakan, kaum perempuan cukup melakukan cara praktis untuk mendeteksi apakah dirinya terindikasi kanker payudara dan serviks.

“Untuk memeriksa payudara bisa dilakukan secara mandiri setelah menstruasi, sehingga kondisi payudara sudah tidak terlalu kencang. Sedangkan untuk mengetahui apakah terindikasi kanker serviks cukup melakukan tes IVA karena mudah, murah dan cepat diketahui hasilnya,” jelasnya.

Ia mengakui tingkat kesadaran kaum perempuan masih rendah untuk memeriksa payudara maupun tes IVA.

“Jumlah peserta sangat minim ketika ada pemeriksaan yang digelar. Idealnya IVA tes dilakukan kepada kaum perempuan yang sudah menikah. Pemeriksaan perlu dilakukan sekali dalam satu tahun, ketika hasilnya normal bisa diulang kembali 5 tahun sekali,” terangnya.

Sebaliknya, jika positif maka tiap tahun harus melakukan pemeriksaan ulang IVA. Nanti akan dianalisis oleh dokter, untuk mengetahui kondisi kesehatan.

“Apakah perlu diperiksa setahun sekali, atau sebulan sekali tergantung dari hasil evaluasi dokter,” tegasnya.

Bagi kaum perempuan yang sudah positif kanker, penanganan dilakukan sesuai tingkat stadium.

“Ada yang cukup kemoterapi, operasi bahkan jika perlu rahimnya diangkat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi PTM dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Batang Muhammad Fajeri menambahkan, penderita kanker serviks tiap tahunnya mengalami peningkatan.

“Dari hasil laporan kami, di semester awal tahun 2022 ini ada 80 warga Batang yang terindikasi kanker serviks. Selama ini mereka melakukan pengobatan sendiri, tapi ketika ditemukan kasus di Puskesmas pasti akan dilakukan koordinasi untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Ketua PGRI Batang Dorong Guru PPPK Diangkat PNS Tanpa Tes
Batang Angin segar berembus bagi ribuan guru dan tenaga kependidikan (tendik) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Batang. Kebijakan pemerintah pusat yang membuka ruang alih status PPPK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta kepastian anggaran gaji dari pusat membawa harapan baru setelah puluhan tahun mengabdi.
30 Sep 2026 Jumadi 128
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
DPUPR Batang Siapkan Rp3,8 Miliar Perbaiki Jalan Depok-Juragan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan anggaran Rp3,8 miliar untuk memperbaiki dua ruas jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat, yakni Jalan Depok-Juragan dan Bakalan-Ujungnegoro.
30 Sep 2026 Jumadi 91
Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM
Perusahaan Alat Kesehatan Jepang Kunjungi LPK Ar Rasyid Batang, Jajaki Potensi SDM
Batang Perusahaan alat kesehatan asal Jepang, melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Ar Rasyid di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.
30 Sep 2026 Jumadi 82
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Enam Tahun Tenggelam akibat Rob, Lahan Tambak di Batang Kembali Hidup Lewat Nila Salin
Batang Puluhan hektare lahan di kawasan pesisir Kabupaten Batang yang dulunya tenggelam dan mangkrak akibat hempasan rob, kini bersiap 'hidup' kembali. Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan strategi baru untuk membangkitkan perekonomian warga pesisir lewat budidaya ikan nila salin.
29 Sep 2026 Jumadi 116
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Kelompok Pemuda Desa Hutan di Batang Berhasil Olah Kopi Lokal Jadi Komoditas Ekspor
Batang - Semangat bedol desa mbangun desa yang digaungkan oleh kelompok pemuda di kawasan lereng pegunungan Desa Bawang perlahan tapi pasti mulai membuahkan hasil manis. Berawal dari niat memberdayakan potensi lokal, hamparan tanaman kopi peninggalan era kolonial Belanda kini bertransformasi menjadi komoditas ekspor kelas dunia yang menggerakkan roda perekonomian warga desa hutan.
29 Sep 2026 Jumadi 92
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Tegal, Kini Bisa Tukar Uang Rusak di Pegadaian
Batang - Puluhan lembar Rupiah yang telah bertahun-tahun mendekam di dasar laci meja pedagang itu kondisinya sudah mengenaskan. Sebagian lusuh melipat, sebagian lagi koyak dipatuk usia dan kelembapan. Bagi Saadah (57), uang-uang itu dulunya bak 'fosil' yang membisu tak bisa diputar untuk kembalian, apalagi dipakai belanja.
29 Sep 2026 Jumadi 76