Jelang Lebaran, Usaha Kelompok Eks Migran Terima 600 Pesanan Kue Kering

Sabtu, 23 April 2022 Jumadi Dibaca 1.425 kali IKM UKM UMKM
Jelang Lebaran, Usaha Kelompok Eks Migran Terima 600 Pesanan Kue Kering
Batang - Belasan eks pekerja Migran yang tergabung dalam usaha kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Toko Bahasa Mandiri di Desa Kedungmalang, Wonotunggal kini tengah disibukkan dengan banyaknya pesanan kue kering.

Batang - Belasan eks pekerja Migran yang tergabung dalam usaha kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Toko Bahasa Mandiri di Desa Kedungmalang, Wonotunggal kini tengah disibukkan dengan banyaknya pesanan kue kering.

Banyaknya pesanan kue kering tahun ini membuat mereka harus bisa membuat minimal 50 toples kue kering setiap harinya.

“Kalau hari biasa paling an hanya masuk 30an toples, lebaran tahun ini bisa sampai 600an lebih. Jadi meningkat 100% karena tahun kemarin hanya 300 toples,” kata salah satu TKM, Siru Ruceh saat ditemui di rumah produksi Desa Kedungmalang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (22/4/2022).

Siru menjelaskan meningkatnya pesanan kue kering lantaran pesanan tak hanya datang dari warga setempat. Namun pesanan dari berbagai instansi perkantoran juga pesanan online di luar Jawa dan Luar Negeri.

Omset penjualan kue lebaran tahun ini sudah mencapai 20 jutaan. Hal ini didukung peralatan pemanggangnya memang yang baru kita beli dari hadiah lomba inovasi usaha pemberdayaan perempuan.

“Alhamdulillah karena ada beberapa teman di Hongkong, Malaysia, Singapura mereka juga pesan, kemarin baru kami kirim, kalau di luar jawa dikirim ke Riau dan Aceh,” jelasnya.

Kue kering yang dibuat berbagai macam diantaranya nastar, kue sagu keju, kue kacang, kastangle yang dijual dengan harga Rp25.000,00 hingga Rp49.000,00 bergantung jenis dan ukurannya.

“Selain kue lebaran Usaha kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Toko Bahasa Mandiri juga memproduksi beberapa produk seperti pisang kress, kripik, brownies,” terangnya.

Aneka kue basah dan kering, olahan ketela dan juga wader Crispy, sedangkan untuk produk fashion ada tas piring atau tas sulaman dengan mendapatkan pendampingan dari Disnaker Batang.

Sementara itu, Pendamping Kewirausahaan Disnaker Batang Tatik Setianingsih menjelaskan, di Desa Kedungmalang Wonotunggal ini ada sekitar 13 orang eks pekerja Migran yang mengikuti program pendampingan dari Disnaker.

“Melalui program pendampingan dari Disnaker Batang mereka dibekali keterampilan berwirausaha di bidang aneka usaha kuliner dan fashion yang sudah berjalan selama tiga tahun,” ujar dia.

Selain itu mereka juga diajari bagaimana cara memanage usaha, mempromosikan produk dan alhamdulillah mereka dari awal cukup antusias. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 34
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi 1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
Batang Bulan Muharam tidak hanya menjadi momentum introspeksi diri dan peningkatan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial, khususnya terhadap anak. Di mana umat Islam dianjurkan melipatgandakan kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
16 Jun 2026 Jumadi 213
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meresmikan program budidaya padi biosalin di lahan seluas 32 hektar di Dukuh Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Senin (1662026). Program ini menjadi langkah konkret menghidupkan kembali lahan terdampak rob yang selama bertahun-tahun tidak produktif.
16 Jun 2026 Jumadi 462
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Batang - Rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang membentang hingga wilayah Kabupaten Batang terus dimatangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Otorita Pengelola Pantai Jawa. Proyek strategis tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir rob yang selama ini menghantui kawasan pesisir utara Jawa.
16 Jun 2026 Jumadi 91
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Batang - Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Batang tahun 2026 dipastikan berjalan ketat, transparan, dan bebas dari praktik titipan maupun intervensi pihak mana pun. Seiring dimulainya tahapan pendaftaran sekolah yang mayoritas telah menggunakan sistem daring (online). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1662026).
16 Jun 2026 Jumadi 77
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 320