Manfaat Urine Domba dan Air Bekas Cucian Beras

Rabu, 20 April 2022 Jumadi Dibaca 12.118 kali IKM UKM UMKM
Manfaat Urine Domba dan Air Bekas Cucian Beras
Batang Lapas Batang berupaya memanfaatkan urine domba dan limbah air cucian beras untuk didaur ulang menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman.

Batang Lapas Batang berupaya memanfaatkan urine domba dan limbah air cucian beras untuk didaur ulang menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman.

Kepala Lapas Batang Rindra Wardhana mengatakan, air limbah cucian beras mengandung beberapa nutrisi seperti karbohidrat, protein, nitrogen, fosfor, kalsium, kalium, dan zat pengatur tumbuh yang berfungsi seperti hormon pada tanaman. Sedangkan air urine domba mempunyai kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium.

“Air urine domba juga didapatkan dari domba yang dirawat oleh para Warga Binaan di lahan asimilasi Lapas Batang,” katanya, saat ditemui, di Lapas Batang, Kabupaten Batang, Rabu (20/4/2022).

Ia menjelaskan, air limbah cucian beras dan urine domba di Lapas cukup melimpah, sehingga perlu dimanfaatkan.

“Dalam hal ini setiap rumah pasti ada air limbah cucian beras, demikian juga di Lapas yang berlimpah, jadi fermentasi dan campurkan dengan urine domba,” jelasnya.

Untuk proses fermentasi, air limbah harus diberikan asupan agar bakteri baik dapat muncul.

“Air limbah cucian beras kita campurkan dengan air urine domba, kemudian ditambahkan molasses dan bio-extrim dan hormax. Dengan harapan bakteri baik akan muncul sehingga bermanfaat sebagai pupuk di tanaman,” terangnya.

Molasses adalah produk yang mengandung gula, yang digunakan sebagai bahan baku yang baik untuk pembuatan etanol untuk proses fermentasi. Dan Bio-extrim merupakan pupuk hayati yang digunakan dan dapat meningkatkan kekurangan unsur hara pada tanah PMK.

Sedangkan Hormax merupakan suatu zat pengatur tumbuh tanaman yang dibuat dari bahan-bahan alami atau organik.

Air limbah cucian beras dan air urine domba menjadi sangat bermanfaat setelah difermentasi dan dijadikan Pupuk Organik Cair (POC) untuk menyuburkan tanaman. POC air cucian beras dan air urine domba menghasilkan beberapa mikroorganisme yang bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman seperti bakteri Pseudomonas fluorescens yang membantu pertahanan tanaman dalam menghadapi serangan penyakit terutama pada bagian akar. Selain itu, POC juga dapat membuat daun lebih lebar dan hijau, tanaman tumbuh lebih cepat dan lebat, serta buah lebih besar dan berbobot.

“Hasil Fermentasi POC ini dapat diaplikasikan pada tanaman dengan melarutkan 2 sendok makan POC ke dalam 1 liter air dan disiramkan ketumbuhan dalam kurun waktu 10 hari sekali,” ujar dia.

Kandungan nutrisi tinggi dalam POC sangat baik untuk kesuburan tanaman tanpa merusak atau menjadi racun bagi tanah sebagaimana pupuk kimia. Semakin lama umur fermentasi maka akan semakin baik.

“Selain itu, juga nantinya akan dikembangkan dan dijadikan sebagai salah satu program pembinaan pada Warga Binaan di Lapas,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 38
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi 1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
Batang Bulan Muharam tidak hanya menjadi momentum introspeksi diri dan peningkatan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial, khususnya terhadap anak. Di mana umat Islam dianjurkan melipatgandakan kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
16 Jun 2026 Jumadi 216
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meresmikan program budidaya padi biosalin di lahan seluas 32 hektar di Dukuh Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Senin (1662026). Program ini menjadi langkah konkret menghidupkan kembali lahan terdampak rob yang selama bertahun-tahun tidak produktif.
16 Jun 2026 Jumadi 477
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Batang - Rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang membentang hingga wilayah Kabupaten Batang terus dimatangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Otorita Pengelola Pantai Jawa. Proyek strategis tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir rob yang selama ini menghantui kawasan pesisir utara Jawa.
16 Jun 2026 Jumadi 92
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Batang - Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Batang tahun 2026 dipastikan berjalan ketat, transparan, dan bebas dari praktik titipan maupun intervensi pihak mana pun. Seiring dimulainya tahapan pendaftaran sekolah yang mayoritas telah menggunakan sistem daring (online). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1662026).
16 Jun 2026 Jumadi 80
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.
15 Jun 2026 Jumadi 321