Polisi Batang Kenalkan Madu Dan Emping Saat Bertugas di Sudan Afrika Utara

Senin, 11 April 2022 Jumadi Dibaca 1.357 kali Pemerintahan
Polisi Batang Kenalkan Madu Dan Emping Saat Bertugas di Sudan Afrika Utara
Batang - Bupati Batang Wihaji menyambut kepulangan Bripka Dody Handoko dan Briptu Gondomono yang baru saja kembali setelah bertugas selama 1 tahun 6 bulan di Sudan, Afrika Utara sebagai anggota pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Batang - Bupati Batang Wihaji menyambut kepulangan Bripka Dody Handoko dan Briptu Gondomono yang baru saja kembali setelah bertugas selama 1 tahun 6 bulan di Sudan, Afrika Utara sebagai anggota pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Indonesia mengirim 140 anggota seluruh pasukan dari Polri menjadi FPU UNAMID untuk tugas patrol, tugas operasional sehari-hari, dan pengamanan zone warden area.

“Hari ini kita ketemu kembali dengan Bripka Dody Handoko dan Briptu Gondomono yang kemarin 1 tahun 6 bulan lalu bertemu dengan saya untuk silaturahmi dalam rangka tugas kemanusiaan perdamaian PBB di Sudan Afrika Utara,” kata Bupati Batang saat ditemui di Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Senin (11/4/2022).

Mereka sudah selesai bertuga, hari ini yang akhirnya beliau berdua melaporkan cerita saat bertugas disana untuk menjadi pasukan perdamaian PBB yang terakhir digeser di Uganda. Saat bertugas mereka banyak pengalaman hidup yang didapatkan disana. Yang paling penting pulang dalam kondisi selamat dan sehat.

“Saya selaku kepala daerah Kabupaten Batang mengucapkan terima kasih kepada keduanya dari Polres Batang. Pengabdian beliau saat bertugas di Sudan semoga menjadi pengalaman luar biasa baik pribadi dan satuan polres batang,” terangnya.

Sementara itu, Bripka Dody Handoko menyampaikan, kami bertugas di Sudan menjalankan amanat dari undang-undang 1945 untuk berkontribusi dalam perdamaian dunia, jadi kami Polri mempunyai satgas garuda bhayangkara. FPU 12 UNAMID yang berangkat tugas misi perdamaian di Sudan Afrika Utara.

“Tugas kami disana untuk menjaga perdamaian, karena di Sudan ada konflik horizontal antar masyarakat. Jadi masalah antara warga asli Afrika dengan Afrika keturunan, tapi sekarang sudah tahap penutupan misi,” jelasnya.

Mereka juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusian seperti membangun atau merehab musala, kemudian patroli ke tempat pengungsian penduduk, air bersih untuk penduduk dan memberikan edukasi protokol kesehatan, karena disana Pandemi Covid-19 sangat merajalela.

“Kita pernah mengalami disituasi yang tegang pada saat di Golo diserang oleh pemberontak, karena mandatnya kita tidak boleh baku tembak, mengingat misinya perdamaian jadi hal yang kita lakukan adalah mundur atau menjauhinya.

Respon dari warga Sudan sendiri, lanjut dia, untuk Indonesia kata mereka Indonesia Tamam yang berarti Indonesia Baik karena permintaan dari Pemerintah Sudan untuk Indonesia yang masuk pertama pada tahun 2008 sudah tertuang dimandat perjanjian internasional yang harus terakhir kali meninggalkan Negara Sudan.

“Ternyata kemarin fakta dilapangan bahwa tim saya yang pulang terakhir dari Sudan. Kami baru pulang dari sana bulan Januari 2022 dan kami yang melaksanakan misi terakhir penutupan dengan pasukan Pakistan dan Nepal untuk mengawal United Stage,” tegasnya.

Sekarang konflik Sudan dianggap sudah selesai yang sekarang dinyatakan aman namun dilanjutkan dengan misi politik, karena nanti ada peace building dan peace keeping.

“Kami disana sempat mengajarkan budaya yang ada di Indonesia yaitu menari jaran kepang dan juga memperkenalkan budaya Kabupaten Batang madu dan emping yang tidak disangka penduduk Sudan suka dengan emping kita,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 248
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 193
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 177
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 732
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 94
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 122